Alokasi Kampung Penjahit di Pasar Manggis

Share to social media

 

Jakarta / Indonesiannews.co – Pasar Manggis, 17 Oktober 2016; Dalam pembenahan tata kota khususnya pada bidang usaha kecil, Dinas PD Pasar Jaya kembali melakukan pembenahan kios dan los untuk para penjahit. Para pedagang dan penjahit baik pemilik kios dan Los di Pasar Rumput yang sebagian besar telah dipindahkan ke Pasar Manggis merasa sangat bersyukur, karena mendapatkan tempat lebih baik dan tidak jauh dari lokasi pasar terdahulu.

Bapak Asril, salah satu penjahit yang sudah menempati kios di Pasar Manggis, mengatakan ; “Sudah ada 20 pengusaha Jahit yang pindah ke Pasar Manggis, dan saya sudah 2 minggu menepati kios ini. Tempat ini sangat strategis dan ramai, sepertinya lebih ramai dari tempat sebelumnya.”

Kami, para penjahit membuat spanduk di pasar rumput, untuk menginformasikan bahwa para penjahit di Pasar Rumput sudah pindah ke Pasar Manggis. Dan juga menginformasikan secara WA, SMS, Telp dan lain-lain, lanjut Pak Asril.
“Kami sangat bersukur kepada Kepala Pasar karena telah memberikan tempat secara gratis. Kami sangat berterimakasih sebesar-besarnya, dan merasa sangat beruntung,” lanjut Asril.
Bapak Asril yang memiliki 3 orang anak, merasa sangat bersyukur dengan pekerjaannya sebagai seorang penjahit sejak tahun 1988, hingga dapat menyekolahkan ke-3 anak mereka, bahkan anak pertama dapat bersekolah di STAN Makasar.

Harapan kami sebagai pedagang kecil, berharap pemerintah akan selalu memperhatikan pedagang kecil, dan agar tidak ada lagi pengangguran dan salah satu cara untuk menghindari terjadinya kejahatan.
Bapak Asril yang telah memiliki pelanggan tetap dan dari berbagai daerah di ibukota Jakarta, seperti Puri kembangan, telkom, menteng, bintaro, Kemang. Syarat untuk dapat memanggil Pak Asril sebagai penjahit panggilan,  maksimal jahitan sebanyak 5 potong pakaian atau celana. Selain sebagai penjahit Pak Asril juga mengajar di Departemen Pertahanan dan dikenal sebagai Instruktur Asril dan sudah mengajar selama 10 tahun. (Yohana Nency)

Komentar

Berkomentar


Share to social media

Be the first to comment

Leave a Reply