MENGUNGKAP KEBUSUKAN PIMPINAN BUMN PT.DIRGANTARA INDONESIA

0
357

MENGAPA PEMBELIAN PESAWAT SEKELAS C 295 DIBERIKAN KE CASA/Airbus Military DAN BUKAN KE PTDI ????
(telah terjadi kebohongan public yg disengaja dengan tujuan-tujuan yg tidak jelas ???)

Perlu kiranya dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia bahwa :
1. SELURUH PESAWAT C 295 100 % DIBUAT DI CASA SPANYOL
2. PTDI TIDAK MENDAPAT PEKERJAAN DALAM MEMBANGUN DAN MENG-ASSEMBLY PESAWAT TERSEBUT.
3. SATU-SATUNYA PEKERJAAN YANG DILAKUKAN ADALAH MENGGANTI REGISTRASI PESAWAT PADA SAAT PESAWAT TIBA DI INDONESIA.
4. PEMBUATAN PESAWAT DI CASA SPANYOL (Airbus Military) DI-DANAI OLEH BANK BRI
5. PTDI YANG MEMBUTUHKAN PEKERJAAN DAN DAPAT MEMBUAT PESAWAT DENGAN LEBIH MURAH TERNYATA TIDAK MENDAPAT PRIORITAS DARI DEPHAN/PEMERINTAH, WALAUPUN PTDI MEMPUNYAI KEMAMPUAN YANG SAMA DENGAN CASA SPANYOL.
6. TERJADI PEMBOHONGAN PUBLIK DALAM PEMBERITAAN DIMANA DISEBUTKAN BAHWA PESAWAT DIBUAT OLEH PTDI DAN CASA SPANYOL, SEHINGGA KODE PESAWAT DISAMARKAN DENGAN KODE CN 295.
7. BIAYA PEMBUATAN 9 UNIT PESAWAT C 295-100 YANG DIBUAT DI CASA SPANYOL TERMAHAL (31 JUTA USD) DIANTARA 5 JENIS PESAWAT YANG SAMA. HARGA TERSEBUT LEBIH MAHAL DIBANDINGKAN PESAWAT SUKHOI YANG BERMESIN JET YANG BERKAPASITAS LEBIH BESAR.
8. PTDI DENGAN JANGKA WAKTU 1.5 TAHUN DAPAT MEMBUAT PESAWAT SEPERTI C295 DENGAN MELAKUKAN UP-GRADING DESIGN DAN PERALATAN PERAKITAN.
9. PEMERINTAH/BUMN/DEPHAN LEBIH MEMPRIORITASKAN DENGAN MEMBERI ORDER PESAWAT KE AIRBUS MILITAY/CASA DARIPADA PTDI YANG NOTABENE MILIK NEGARA SENDIRI.
10. DENGAN DANA YANG SAMA UNTUK MEMBELI 9 UNIT PESAWAT C295 DARI AIRBUS MILITARY/CASA, PTDI DAPAT MEMBUAT 15 PESAWAT SEKELAS C295.
11. DENGAN MEMBERIKAN ORDER PEMBUATAN PESAWAT KE PTDI, PEMERINTAH SEBENARNYA DAPAT MENYELAMATKAN PERUSAHAAN PTDI SEKALIGUS MEMBERIKAN SEMANGAT DAN KEPERCAYAAN BARU BAGI SELURUH KARYAWAN BAHWA NEGARA TIDAK PEMBIARAN PTDI SEKARAT.
12. HARUS DILAKUKAN PEMERIKSAAN ATAS PROSES KONTRAK KEPADA CASA SPANYOL MENGINGAT INDIKASI YANG ADA MENUNJUKKAN TELAH TERJADINYA KESENGAJAAN AGAR PELAKSANAAN KESELURUHAN PEMBUATAN PESAWAT DILAKUKAN SEPIHAK DI SPANYOL TANPA MEMBERIKAN PORSI YANG SEIMBANG (EQUAL BENEFIT) BAGI PTDI.
13. PTDI DENGAN JANGKA WAKTU 1.5 TAHUN DAPAT MEMBUAT PESAWAT SEPERTI C295 DENGAN MELAKUKAN UP-GRADING DESIGN DAN PERALATAN PERAKITAN.
14. PEMERINTAH/BUMN/DEPHAN LEBIH MEMPRIORITASKAN DENGAN MEMBERI ORDER PESAWAT KE AIRBUS MILITAY/CASA DARIPADA PTDI YANG NOTABENE MILIK NEGARA SENDIRI.
15. DENGAN DANA YANG SAMA UNTUK MEMBELI 9 UNIT PESAWAT C295 DARI AIRBUS MILITARY/CASA, PTDI DAPAT MEMBUAT 15 PESAWAT SEKELAS C295.
16. DENGAN MEMBERIKAN ORDER PEMBUATAN PESAWAT KE PTDI, PEMERINTAH SEBENARNYA DAPAT MENYELAMATKAN PERUSAHAAN PTDI SEKALIGUS MEMBERIKAN SEMANGAT DAN KEPERCAYAAN BARU BAGI SELURUH KARYAWAN BAHWA NEGARA TIDAK PEMBIARAN PTDI SEKARAT.
17. HARUS DILAKUKAN PEMERIKSAAN ATAS PROSES KONTRAK KEPADA CASA SPANYOL MENGINGAT INDIKASI YANG ADA MENUNJUKKAN TELAH TERJADINYA KESENGAJAAN AGAR PELAKSANAAN KESELURUHAN PEMBUATAN PESAWAT DILAKUKAN SEPIHAK DI SPANYOL TANPA MEMBERIKAN PORSI YANG SEIMBANG (EQUAL BENEFIT) BAGI PTDI.

Komentar

Berkomentar

TIDAK ADA KOMENTAR