Governments News 

LAPORAN ANGKUTAN LEBARAN 2019

Share to social media

LAPORAN ANGKUTAN LEBARAN 2019

Rapat BP3 Perhubungan yang di pimpin oleh Ketua Umum; Bapak M. Yusuf

 

indonesiannews.co/ Jakarta, 11 Juni 2019, BADAN PEMBINAAN PENSIUNAN PEGAWAI PERHUBUNGAN (BP3 Perhubungan), mengucapkan terimakasih dan memuji kesuksesan kegiatan Angkutan Lebaran 2019, yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan yang di Ketuai oleh Menteri Perhubungan; Bapak Budi Karya Sumadi.

Ada 5 alasan, BP3 Perhubungan; Bapak M Yusuf merasa berkewajiban untuk mengucapkan terimakasih dan memuji kesuksesan kegiatan tersebut, antara lain :

  1. Menurunnya jumlah kecelakaan dan kemacetan yang terjadi pada tahun ini (2019), dimana jumlah pemudik lebih banyak jika dibandingkan tahun sebelumnya (2018).
  2. Banyaknya perbaikan yang berkaitan dengan pelayanan lalu-lintas, Angkutan Lebaran, Kesehatan, Bahan Bakar, Perbekalan, Area istirahat dan lain sebagainya.
  3. Apresiasi dari masyarakat dengan pujian dan rasa terimakasih kepada Pemerintah dan Penyelenggara Angkutan Lebaran lainnya, yang disampaikan melalui media main stream dan media sosial lainnya.
  4. Intensifnya para Pejabat Tinggi yang telah menetapkan kebijakan, sesuai dengan perkembangan di lapangan, dan mengawasi langsung pelaksanaannya.
  5. Himbauan simpatik dan permintaan maaf akan kebijakan yang ditetapkan, guna untuk kelancaran lalulintas yang bisa mengurangi kenyamanan masyarakat dalam perjalan di saat pulang kampung.

 

Berikut beberapa hal yang mempengaruhi suksesnya angkutan lebaran 2019, antara lain :

  1. Liburan / Cuti yang panjang ( 7 hari sebelum hari H ) sehingga angkutan mudik tidak menumpuk di hari tertentu.
  2. Bertambah baik dan panjangnya infrastruktur jalan baik jalan tol maupun jalan umum lainnya.
  3. Kebijakan One Way Traffic, sesuai dengan situasi lapangan, yaitu; One Way terbatas waktunya, One Way bersamaan dengan Contra Flow, hal ini sangat tepat untuk membantu kelancaran lalu lintas.
  4. Banyaknya Angkutan Mudik Gratis yang menggunakan bus-bus umum, Kapal Laut dan Kereta Api baik untuk penumpang maupun sepeda motor yang hendak di bawa ke kampung; yang difasilitasi oleh pemerintah. Fasilitas ini diberikan oleh Pemerintah Daerah (DKI dan Jawa Timur, BUMN, BUMD) serta Perusahaan Swasta lainnya. Hal ini guna mengurangi kepadatan lalu-lintas dan karena berkurangnya pemudik yang menggunakan mobil pribadi.
  5. Adanya penambahan gardu tol terutama di pintu tol Cipali Utama dan Kalikangkung, bahkan sempat terjadi pembebasan membayar tol jika terjadi antrian panjang di pintu masuk tol.
  6. Melakukan buka tutup “Rest Area” bila terjadi antrian yang bisa mengganggu kelancaran lalu lintas.
  7. Ditertibkannya pasar-pasar tumpah dan permintaan sumbangan yang kerap terjadi dijalan-jalan yang dilintasi oleh kendaraan para pemudik, hal ini sangat mengganggu lalu lintas

 

 

By. : Yohana Nency

 

 

899 kali dilihat, 171 kali dilihat hari ini

Komentar

Berkomentar


Share to social media

Related posts

Leave a Comment