Sayed Abubakar Assegaf Kritisi Alfedri, Ini Tanggapannya Tentang Prestasi Alfedri

Indonesiannews.co / Siak . Sayed Abubakar A Assegaf katakan bahwa pemerintah diera sebelumnya dalam membangun tidak tepat sasaran. Kabupaten Siak kata mantan anggota DPR RI itu masih stagnan atau berdiam ditempat. Assegaf berharap pada masa kepemimpinan dirinya kelak akan menata perekonomian masyarakat Siak.

“Iya, kabupaten Siak sekarang, ini diurus oleh pemerintah sekarang ini tidak tepat sasaran. Kalau pembangunan secara fisik bagus, secara membangun ekonomi masyarakatnya masih gagal. Dimana-mana masih banyak pengangguran, miskin atau tertinggal bahkan makan hanya sekali sehari, ada lagi yang tidak sekolah karena tidak ada uang. Jadi kesimpulannya Pemerintah masa terdahulu gagal,” kata Sayed saat ditemui di Kampung Tualang, Jumat (6/11/2020) malam.

Menurut calon bupati Siak nomor urut satu itu, konsep pembangunan kabupaten Siak bukan terletak membangun infrastruktur, tetapi ekonomi masyarakat.

“Lebih penting membangun ekonomi masyarakatnya. Kita negeri yang kaya dengan APBD diatas 2 Triliun Rupiah tiap tahun. Tapi itu dia, masyarakatnya tidak mapan. Membangun infrastruktur tidak membangun gedung-gedung saja. Coba lihat pembangunan infrastruktur yang tidak berfungsi. Ada stadion, pasar, gedung pemerintah, terminal. Di Tualang ada stadion dijadikan lokasi maksiat, bahkan terminal baru tampaknya seram bagi orang melewatinya. Ada lagi PLTU pembangunannya hampir ratusan miliar rupiah, kan mubazir. Dan jika itu terus dilakukan maka uangnya tidak pernah cukup. Nggak pernah akan kita perhatikan ekonomi rakyat,” papar Sayed Abubakar.

Sayed Abubakar A Assegaf akan berusaha membangun ekonomi masyarakat kabupaten Siak.

“Kedepan konsep itu yang harus kita ubah. Kita pastikan rakyat Siak mendapatkan pendidikan dan kesehatan gratis, dan ekonomi kerakyatan, itu termasuk visi misi kita,” katanya.

Sayed juga mengkritisi pembangunan masa Syamsuar dan Alfedri. Menurutnya, Alfedri tidak memiliki banyak prestasi.

“Prestasi apa yang sudah ditunjukkannya ? Baru setahun jadi bupati kemarinkan. Dulu prestasi yang ada kan itu prestasi Syamsuar. Jangan pernah mimpi bahwa dia punya prestasi yang ada. Syamsuar berangkat jadi gubernur, bulan depan dia sudah mendapat penghargaan. Kebetulan dia bupatinya ya dia yang terima penghargaan. Artinya bukan prestasinya atau bukan hasil kerjanya. Sampai hari ini saya belum lihat hasil kerja Alfedri,” ucap pria kelahiran kota Pekanbaru itu.

Assegaf menambahkan bahwa dirinya memastikan akan menjalankan visi misinya sebagai Bupati Siak jika telah terpilih.

“Pertama yang saya lakukan adalah reformasi birokrasi. Jangan lagi Pemerintah mempersulit pelayanan publik. Mulai ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Baik dimasa Pandemi maupun bukan Pandemi. Jangan sampai ada masyarakat kita kehilangan pekerjaan dan kelaparan. Tugas pemerintah adalah memastikan masyarakatnya memperoleh itu. Jangan seperti sekarang ini, ada pembagian sembako tapi orang kaya yang menerimanya. Jadi rasa keadilan tidak ada bagi warga kita. Saya berharap masyarakat bijak memilih dan kita jeput harapan,” tandas Sayed Abubakar Assegaf. (Simon)