“Ke depan kami bersama pemerintah daerah berupaya mendorong peningkatan daya saing perekonomian daerah untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas infrastruktur pendukung yang memadai, regulasi yang tidak berbelit-belit serta adanya kepastian hukum bagi para investor,” papar Rusdy Mastura. Keberadaan kantor cabang investor itu juga akan memudahkan menyelesaikan urusan administrasi dengan daerah yang dijadikan pusat pengembangan usaha. Di Sulawesi Tengah sendiri terdapat investasi dari dalam dan luar negeri yang bergerak di berbagai bidang antara lain pertambangan, perkebunan, jasa dan perindustrian. Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ir. Christina Shandra, MT menawarkan sejumlah investasi 62 Triliun rupiah. “Kami menawarkan sejumlah investasi yang bernilai 62 Triliun. Sudah lama melalukan aktifitas one-one meeting semenjak di Palu sampai saat ini di hotel Ayana Mid Plaza. Ada 6 perusahaan dengan nilai total investasi mencapai 32 triliun rupiah dan tersebar di 2 Kabupaten Morowali dan 2 di Kabupaten Morowali Utara, yaitu di Kabupaten Buol dan di Kabupaten Parigi Moutong,” ungkapnya dengan ramah. “Promosi-promosi investasi bagi para investor yang sekedar melihat-lihat, ingin tahu menjadi tahu, memberikan informasi mengenai pertanyaan dan data ataupun lainya, komoditi unggulan atau informasi secara lengkap untuk yang saat ini kebanyakan dari Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN),” urainya kepada awak media. (MRCL)
“Ke depan kami bersama pemerintah daerah berupaya mendorong peningkatan daya saing perekonomian daerah untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas infrastruktur pendukung yang memadai, regulasi yang tidak berbelit-belit serta adanya kepastian hukum bagi para investor,” papar Rusdy Mastura. Keberadaan kantor cabang investor itu juga akan memudahkan menyelesaikan urusan administrasi dengan daerah yang dijadikan pusat pengembangan usaha. Di Sulawesi Tengah sendiri terdapat investasi dari dalam dan luar negeri yang bergerak di berbagai bidang antara lain pertambangan, perkebunan, jasa dan perindustrian. Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ir. Christina Shandra, MT menawarkan sejumlah investasi 62 Triliun rupiah. “Kami menawarkan sejumlah investasi yang bernilai 62 Triliun. Sudah lama melalukan aktifitas one-one meeting semenjak di Palu sampai saat ini di hotel Ayana Mid Plaza. Ada 6 perusahaan dengan nilai total investasi mencapai 32 triliun rupiah dan tersebar di 2 Kabupaten Morowali dan 2 di Kabupaten Morowali Utara, yaitu di Kabupaten Buol dan di Kabupaten Parigi Moutong,” ungkapnya dengan ramah. “Promosi-promosi investasi bagi para investor yang sekedar melihat-lihat, ingin tahu menjadi tahu, memberikan informasi mengenai pertanyaan dan data ataupun lainya, komoditi unggulan atau informasi secara lengkap untuk yang saat ini kebanyakan dari Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN),” urainya kepada awak media. (MRCL)