Indonesiannews.Co, Jakarta- Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola, bersama Gubernur terpilih, Rusdi Mastura, resmikan Gedung PT. Bank Sulteng, Jakarta, di Hotel Indonesia Kempinski, Jumat, 28 Mei 2021 pagi.

Direktur Utama (Dirut) PT. Bank Sulteng, Rahmat Abdul Haris mengatakan, Bank Sulteng akan menciptakan peningkatan ekonomi daerah bersama pemerintah, sebagai pemegang kas daerah dan sumber pendapatan daerah.

“PT. Bank Sulteng di Jakarta sudah beroperasi sejak 15 April 2016, di Jalan Sudirman, Gedung Arthaloka, lantai 2 Jakarta. Hari ini peresmiannya,” kata Rahmat.

Ia menjelaskan, pertumbuhan posisi hiro selama 8 tahun periode 31 Desember 2021, sebesar Rp1.373 Triliun, bertumbuh hingga 30 April 2021 dan sudah sebesar Rp8.154 Triliun.

“Peresmian KNFO di Jakarta merupakan hadiah di akhir masa jabatan Gubernur Longki,” ujar Rahmat.

Komisaris PT. Bank Sulteng, Abdul Karim Hanggi mengatakan, saat ini Bank Sulteng telah melayani masyarakat di Jakarta.

“Kami berharap masyarakat dan pemerintah untuk turut bersama mendukung pertumbuhan bank Sulteng,” katanya.

Sementara itu, laporan asset per Maret 2021 terungkap, total asset Bank Sulteng 2018, tercatat sebesar Rp6.042.682.141.027. Di tahun 2020 menjadi Rp8.349.647.088.206 atau naik sebesar 38,18%. Sedangkan modal inti tahun 2018 dari Rp743.409.353.318 di tahun 2020 meningkat menjadi Rp1.035.135.563.715atau naik sebesar 39,24%.

Kemudian dana pihak ketiga tahun 2018 dari Rp3.669.505.866.524 di tahun 2020, meningkat menjadi Rp. 6.008.065.458.997 atau naik sebesar 63,73%. Kemudian kredit yang diberikan pada tahun 2018 sebesar Rp3.464.398.583.363 menjadi Rp. 4.590.418.490.481 atau naik sebesar 32,50 %.

Laba Bank Sulteng sebelum pajak tahun 2018, dari jumlah Rp108.572.344.133 di tahun 2020, meningkat menjadi Rp184.410.189.063 atau naik sebesar 39,24 %. (Rls)

Komentar

Berkomentar

Facebook Comments Plugin Powered byVivacity Infotech Pvt. Ltd.