Setelah Bekerja lebih 20 tahun, Karyawan tidak mendapatkan Uang Pesangon

Indonesiannews.co / TANGERANG, 20 November 2021. – Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Serang menolak gugatan Suitarna, Dkk yang menuntut uang pesangon setelah bekerja lebih dari 20 tahun di PT. Samcro Hyosung Adilestari.

Berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri/PHI/Tipikor Serang Kelas 1A Nomor 172/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Srg., dalam putusannya menolak gugatan para penggugat untuk seluruhnya dan menghukum para penggugat untuk membayar biaya perkara.

Suitarna beserta 23 orang lainnya menuntut hak nya kepada PT. Samcro Hyosung Adilestari setelah bekerja di perusahaan tersebut selama lebih dari 20 tahun. Namun keadilan belum memihak kepada para karyawan tersebut setelah hakim Pengadilan Hubungan Industrial yang diketuai oleh Hakim Ketua Dr. ERWANTONI, S.H., M.H., menolak gugatan mereka.

Menurut Kuasa Hukum Suitarna, Dkk, menerangkan bahwa tidak sependapat dengan putusan hakim PHI Serang. “Putusan Hakim menolak gugatan Penggugat. Itulah putusannya dan apapun putusannya, putusan itu tetap harus kita hormati, namun demi kepentingan hukum klien, kita ajukan Kasasi,” kata Endang Drajat, SH & Suwito, SH.

“Kita berharap putusan kasasi nanti berpihak kepada klien kita” tutup Endang Drajat, SH & Suwito, SH.

Nasah para karyawan tersebut kemudian dituntut oleh pihak PT. Samcro Hyosung Adilestari di Pengadilan Negeri Tangerang untuk membayar kerugian materiil yang dialami PT. Samcro Hyosung Adilestari sebesar Rp. 5.027.706.322,- ( Lima Miliar Dua Puluh Tujuh Juta Tujuh Ratus Enam Ribu Tiga Ratus Dua Puluh Dua Rupiah ).

Berdasarkan penelusuran di laman SIPP PN Tangerang, Nomor Perkara 871/Pdt.G/2021/PN Tng, PT. Samcro Hyosung Adilestari menuntut para karyawan tersebut atas Komplain Buyer Keterlambatan Pengiriman Barang dan tidak tepatnya waktu penyelesaian order pada bulan September 2020.

Namun setelah awak media menanyakan tentang Komplain Keterlambatan Pengiriman Barang tersebut kepada Buyer yaitu PT. PILAR MAKMUR UTAMA berlokasi di Tangerang, pihak perusahaan tersebut mengatakan tidak ada komplain kepada PT. Samcro Hyosung Adilestari.

“Antara PT. Pilar dengan PT. Samcro ada perjanjian kontrak tentang supply barang tapi tidak ada permasalahan atau komplain dari PT. Pilar,” kata perwakilan PT. PILAR MAKMUR UTAMA.

Bagaimana kemudian nasib para karyawan ini, kita tunggu putusan Pengadilan Negeri Tangerang atas perkara ini. (*)

Komentar

Berkomentar

Facebook Comments Plugin Powered byVivacity Infotech Pvt. Ltd.