ILMU AMALIYAH AMAL ILMIYAH
=================
MULAI DARI MANAKAH MEMBENAHI NKRI NEGARA RAKHMAT TUHAN SERPIHAN SURGA INI ?
Hanyalah suatu Pemikiran belaka
———————————-
Oleh : Sbp.
———————————-

I. PENDAHULUAN.

1. Orang bilang bahwa NKRI adalah NEGARA RAKHMAT TUHAN SERPIHAN SURGA. sangat benar… karena : Kaya raya SDA maupun SDM melimpah, cuaca panas tidak panas, dingin tidak dingin, punya gunung hutan tropis yang tidak terbilang, dataran rendah, dataran tinggi, gunung lembah, mulai dari padang pasir sampai dengan salju abadipun di NKRI ada….*(di dunia ada NKRI pasti ada)

2. Sampai sampai ada nyanyian dari Kus Plus. dikatakan bahwa laut/perairan Nusantara ini bukan lautan tetapi kolam susu, batu dan kayu jadi tanaman artinya betapa melimpahnya NKRI ini… tempat wisata dimanapun kita memandang kearah manapun jadi tempat wisata.

3. NKRI diposisi silang baik di laut maupun udara* posisi silang di laut antara Samudra Pasifik dan samudra Hindia. posisi silang di darat antara Benua Asia dan Australia.
(baik darat, laut dan udara sangat menguntungkan) apabila dikelola dengan baik dan benar.

4. NKRI adalah NEGARA besar sama dengan pantai barat ke pantai timur USA atau sama dengan EROPA TIMUR.  terdiri atas : 1750 pulau, 1346 suku, 731 bahasa, penduduknya 270 juta jiwa, namun negaranya tetap Satu yaitu NKRI…beda dengan dengan Negara negara di Arab dan Eropa.
Bangsanya satu Negaranya banyak. NKRI memang OKE… Negara Kepulauan yg terbesar dan garis pantai yang terpanjang di dunia….(luar biasa). punya 3 Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yaitu ALKI I (dari laut Natuna keluar Selat Sunda), ALKI II (dari selat Kalimantan keluar selat Bali) dan ALKI III (dari lautan Pasifik keluar selat Rotee)

5. NKRI dengan ideologi PANCASILA* (tdk membedakan Agama, Etnis, Suku Ras dsb semua dijamin bermasyarakat berbangsa dan bernegara).
Bhinneka Tunggal Ika, menjamin kehidupan segala golongan tanpa membeda-bedakan satu sama lain (non Diskriminatif, tidak pandang bulu. punya hak yang sama.) hebat nian khan?

6. Betapa hebatnya NKRI sebagai Negara Serpihan Surga. (memang sangat benar). namun kenapa sebagian masyarakat masih belum terima apalagi puas?….
Disinilah Pokok Pokok Permasalahannya.

 

II. PERMASALAHAN YANG HARUS DIHADAPI, antara lain adalah :

1. Issue Internasional adalah : DEMOKRASI, HAK ASASI MANUSIA dan LINGKUNGAN HIDUP :

a. Demokrasi menjadi mencuat* karena menghadapi Pilpres tahun 2024 dengan mempermasalahkan Pilpres *dengan syarat Threshold 20%.

b. Hak Asasi Manusia menjadi, sorotan media/Publik terutama lawan politik Pemerintah sedikit dikit dikatakan pelanggaran HAM. pada hal mereka itu tidak mengerti tentang HAM. HAM harus diikuti dengan penegakan hukum yang tegas, keras dan terukur. klo tidak akan kebablasan.

c. Lingkungan Hidup. selalu dipermasalahkan tentang, efek rumah kaca, polusi udara dan kebakaran hutan.

2. Issue Nasional tentang kaum sakit hati karena kebijakan pemerintah yang tidak menguntungkan bagi mereka dan kroni kroninya.

3. Issue Agama terutama dari kaum Khilafah atau Intoleransi atau Islam Radikal yang menginginkan mengganti Ideologi Pancasila menjadi sistem pemerintahan Khilafah.

 

III. PEMBAHASAN MASALAH :

1a. Masalah Demokrasi :
Berdasarkan PANCASILA terutama Sila ke IV menyatakan bahwa Demokrasi ala Indonesia adalah : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusawaratan/perwakilan …
artinya bukan Demokrasi Liberal maupun Demokrasi Otoriter apalagi Demokrasi Diktator.

Demokrasi kita adalah Demokrasi Pancasila.

Artinya : Demokrasi yang Berketuhanan Yang Maha Esa, Demokrasi yang Berkemanusiaan yang adil dan beradab,
Demokrasi yang menjamin Persatuan Indonesia, dan
Demokrasi yang Berkeadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,
(itulah kehebatan Demokrasi ala Indonesia)

1b. Issue Hak Asasi Manusia (HAM) pada umumnya masyarakat kurang tepat mengartikan HAM dianggapnya Hak Asasi Manusia itu hak yang se-bebas2nya tanpa mengingat Hak Asasi Manusia yang lain…
Padahal HAM itu tidak demikian yang dimaksud HAM dalam
*DECLARATION OF HUMAN RIGHT tahun 1950 adalah :* Hak hidup (bernapas, makan, menyusu), Hak berkembang biak dan Hak hidup berdasarkan Etnis masing-masing
*Hak Asasi Manusia dalam kehidupan* bermasyarakat berbangsa dan bernegara harus mengingat Hak Asasi Manusia orang lain yang tidak boleh tersinggung dan tidak boleh melakukan suatu perbuatan melawan hukum… oleh karena itu HAM harus sejalan dengan penegakan hukum yang tegas keras namun tetap terukur… *sehingga tidak terjadi saling pelanggaran HAM antara manusia yang satu dengan yang lainnya…*

*1c. Issue Lingkungan hidup adalah :* Tidak diperbolehkan merusak lingkungan pembabatan hutan yang tidak disertai penghutanan kembali (Reboisasi), penambangan yang tidak seimbang, hidup di bantaran sungai, tidak ada normalisasi sungai dan sebagainya yang berkaitan *dengan lingkungan hidup sekitarnya…*

*2. Orang orang kaum sakit hati yang disebabkan oleh kebijakan pemerintah tidak sesuai dengan yang diharapkan* maka mereka membuat/mendirikan
*KOMUNITAS SENDIRI* seakan akan membela NKRI dengan cara menghasut, membuat berita Hoax, membenci Pemerintah dengan menggembor nggemborkan issue *KEBANGKITAN PKI* dan sebagainya…
Namun kalau sampai terjadi ANARKIS hukum harus tetap ditegakkan…
*(Meskipun langit mau runtuh, Hukum harus tetap ditegakkan)*…

*3. Issue Agama terutama dari kaum Khilafah atau kelompok lainnya ANTI PANCASILA*…
Saat ini memang sedang marak… namun hal itu dimulai sejak tahun 2000an *dimulainya JAMAN REFORMASI*… dengan tumbuh dan berkembang pada tahun 2004 – 2014 seakan-akan diadakan PEMBIARAN dengan politik Pemerintahan
*ZERO ENEMY*….(POLITIK ADEM AYEM)…
Selanjutnya ganti Pemerintahan maka gantilah politik ADEM AYEM menjadi *POLITIK KAGETAN*… adalah keputusan Presiden Joko Widodo yang sangat bisa membuat baik Pemerintah sendiri maupun Publik terkaget kaget atau was was atau *TERPERANGAH*….
Karena mereka merasa terusik kenyamanannya maka mereka bangkit dengan cara yang tidak ksatria, tidak elegan, tidak profesional, tidak terhormat sampai dengan *PENYEBARAN FITNAH, BERITA HOAX, CACI MAKI, MENJELEK JELEKAN PEMERINTAH SAMPAI DENGAN MENYANGKUT MASALAH PRIBADI PRESIDEN,…*
*WONG JOWO BILANG “ENTEK AMEK KURANG GOLEK”…* pokoknya pol-polan menghujat Pemerintah dhi Presiden Joko Widodo klo saya bilang mengarah kepada kurangnya peradaban atau keimanan oleh yang bersangkutan…
Namun beliau YANG MULIA BPK PRESIDEN RI IR H JOKO WIDODO tetap kerja… kerja… dan kerja serta rendah hati dan MERAKYAT….
*Hal ini tidak dapat dibiarkan terus menerus harus ada PENEGAK HUKUM YANG TEGAS, KERAS DAN KONKRIT*

*IV. LANGKAH LANGKAH YANG HARUS DILAKSANAKAN*….

*1. Pemerintah dhi Presiden telah membangun Infrastruktur yang berwawasan* PANCASILA, EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN DAN PERSATUAN INDONESIA *(bidang perhubungan, pertanian, wisata, komunikasi dan lain lain…)* di seantero Nusantara… namun hal tersebut tidak menjadikan mereda bagi musuh musuh politiknya…
Menjadi *suatu KECEMBURUAN* lagi setelah Presiden Joko Widodo oleh Masyarakat Dunia diangkat menjabat *sebagai PRESIDENSI G20…(dalam sejarah NKRI belum pernah ada)… nama beliau semakin Melejit melampaui Presiden USA maupun Presiden RUSIA…* (sangat menakjubkan).. sudah sampai begitupun mereka (kaum kaum tersebut) masih tetap *tidak Respek apalagi Bangga kepada Presiden sendiri….*
Kenapa demikian? Karena *Beliau Bapak Presiden Joko Widodo BERMENTAL JU A RA ARTINYA JUJUR ADIL DAN BERANI*…
sehingga mereka pada waktu pemerintahan sebelumnya *dalam ZONA NYAMAN…* saat ini terusik kenyamanannya… dengan demikian banyak orang ketakutan klo ketahuan kejahatannya, sakit hati bisnisnya tidak lancar lagi *dan yang terakhir TIDAK BISA KORUPSI….*
Hal ini harus dicegah tidak bisa diabaikan membahayakan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara…
*Penegakan Hukum harus dikedepankan..tidak boleh hal demikian berlarut larut untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan bisa merorong kewibawaan Pemerintah ….*

*2. Bidang Kesehatan dan Ekonomi meskipun* Pandemi Covid 19 NKRI tidak pernah melakukan LOCK DOWN…. namun Prokes Covid 19 diperketat dengan melaksanakan PPM… sehingga kegiatan masih bisa dilakukan meskipun terbatas… misalnya giliran WFH (Work From Home)… sehingga kegiatan perkantoran tetap jalan meskipun berkurang… karena memang dibatasi untuk mencegah terjadinya penyebaran yang sangat meluas…
*Sedangkan bidang Ekonomi*…
masih terasa normal meskipun perkembangan ekonomi saat Pandemi tersebut sangat lamban…
Perlu diketahui bahwa semua kegiatan pembangunan di segala bidang dikurangi dan anggaran rumah tangga negara lainnya dikurungi… Pemerintah fokus menanggulangi kebutuhan Kesehatan akibat Pandemi Covid 19 agar tidak merajalela… namun tidak dilupakan pula masalah kesejahteraan masyarakat dalam hal ini Ekonomi negara agar NKRI tetap Eksis dalam percaturan Ekonomi dunia…
*Ternyata usaha Pemerintah tidak sia sia*….bisa memberikan contoh kepada dunia bahwa *Penanggulangan Pandemi Covid 19* termasuk 10 besar terbaik di dunia… *sedangkan Ekonomi kita* masih bisa tumbuh sekitar 4% terbaik nomor 4 di dunia…
*Namun demikian para kaum tersebut diatas* masih teriak teriak dan demo ber-jilid2 dikatakan bahwa Pemerintah Presiden Joko Widodo gagal total….dikatakan semuanya itu disebabkan kesalahan JOKOWI….dimana nalar sehatnya?… Padahal Pandemi Covid 19 itu melanda negara negara di seluruh dunia sebanyak 129 negara….kok yang disalahkan *Beliau Bapak Presiden Joko Widodo…?* Opo tumon bangsaku yang katanya
*BERBUDI DAN BERBUDAYA ADHILUHUNG ?*…Hal itu masih ditolerir asal tidak *berbuat ANARKIS…* tetapi klo sebaiknya Penegakan Hukum harus dilakukan *secara REPRESIF…*

*V. P E N U T U P*

*a. Kesimpulan*
Dari tulisan tersebut Penulis akhirnya menyimpulkan antara lain adalah sebagai berikut :

*1) Pendekatan Pembangunan Infrastruktur yang berwawasan PANCASILA* dianggap kurang memberikan manfaat bagi kaum Anti PANCASILA dan Anti Pemerintah…. mereka menganggap pemerintah dhi Beliau Bapak Presiden Joko Widodo *tidak berhasil memimpin negeri ini….*

*2) Pendekatan Kesehatan dalam penanggulangan Pandemi Covid 19* masih dianggap Beliau Bapak Presiden Joko Widodo kurang maksimal, sehingga tetap disalahkan… semuanya *yang salah Bapak Presiden Joko Widodo…*

*3) Pendekatan Ekonomi pun bagi orang yang tidak senang* dengan beliau Bapak Presiden Joko Widodo tetap dikatakan bahwa Presiden Joko Widodo gagal total dalam memimpin negeri ini maka harus diturunkan….(salahe Beliau iku opo?)…

*4) Pedekatan Pendidikan* hasilnya lama baru bisa dinikmati setelah satu generasi (25 tahun)…. itupun kalau dilaksanakan dengan konsisten dan konsekuen ada kesinambungan…*(bingung khan?)…*

*5) Pendekatan Penegakan Hukum*… namun kita tahu semua bahwa para Penegak Hukum (Pengacara, Polisi, Jaksa maupun Hakim) begitulah adanya…. namun saya yakin masih ada yang Profesional meskipun sangat sangat kecil perbandingannya….
Artinya Pendekatan Penegakan Hukum kurang bisa diandalkan…
*(terus dari mana membenahi Negara kami ini ?)…*

*b. S a r a n…*

*Penulis masih tetap yakin dan percaya bahwa* pembenahan untuk NKRI saat ini adalh dari *PENEGAKAN HUKUM*… karena :

*1) Saat ini lembaga yang paling lengkap dan siap pakai* hanyalah Lembaga Penegakan Hukum mulai dari : *Lembaga Pengacara, Kepolisian Negara, Kejaksaan dan Hakim atau Peradilan….dan lembaga Pemasyarakatan (buen).*

*2) Meskipun semua kelembagaan tersebut harus di upgrade dan dibina terus menerus khususnya MENTALITAS PENYELENGGARANYA*…. jangan sampai mengesampingkan tujuan Hukum yaitu *Kepastian dan Keadilan*

*3) Profesional Pendidikan ditingkatkan* semua Penyidik baik dari Polri, Kejaksaan dan PPNS golongan tiga bergilir Pendidikan ke luar negeri yang terpercaya… begitu juga para Hakim dan Pengacaranya..

*4) Pembinaan para Penegak Hukum diperketat* baik internal maupun oleh masyarakat (publik)…*bila perlu dilibatkan Anggota DPR RI…*

*5) Mencegah dengan ketat* jangan sampai terjadi *INDUSTRI HUKUM…. BISNIS HUKUM….DAN/ATAU MAFIA PERADILAN….* jangan sampai mencederai rasa keadilan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara *(Punlik)*

*6) Sanksi bagi para Penegak Hukum* harus lebih berat dari pada bukan Penegak Hukum…

*7) Seleksi rekrutmen Penegak Hukum harus ditingkatkan terutama masalah MENTALITAS* dan disertai surat pernyataan dan/atau perjanjian tidak akan menyelewengkan Penegakan Hukum… kalau sampai *WANPRESTASI SIAP MENGUNDURKAN DIRI DAN* DICABUT HAKNYA *UNTUK MENJADI PENEGAK HUKUM…*

*c. Penutup*

*Demikian mohon menjadi periksa* dan maaf lahir batin bila kurang berkenan..

*Jkt, 280622..*

*Salam sehat dan hormat…*

ttd

SUBANDI PARTO, SH. MH. MBA.
(Marsda TNI Purn)

Komentar

Berkomentar

Facebook Comments Plugin Powered byVivacity Infotech Pvt. Ltd.