Forum Warga Cibubur Tuntut Lampu Merah depan Perumahan CBD Lintas TRANSYOGI CIbubur di CABUT !!!

 

Forum Warga Cibubur Tuntut Lampu Merah depan Perumahan CBD Lintas TRANSYOGI CIbubur di CABUT !!!

 

Indonesiannews.co / Cibubur – Transyogi, 19 Juli 2022.
Innalillah wa inna ilaihirojiun. TURUT BERDUKA CITA atas wafatnya 25 orang akibat kelalaian dan kesewenangan developer pada tanggal Senin 18 Juli 2022 di Jalan Transyogi terjadi kecelakaan karena kelindas Truk Tanki yang tidak mampu dikendalikan oleh pengemudi akibat pemasangan trafict light diturunan / tanjakkan jalan.

Korban jiwa sebanyak 25 jiwa tidak berdosa tersebut patut diduga karena kelalaian pemangku kebijakan dalam hal ini kementerian perhubungan – Dinas Perhubungan, Kakorlantas Polri dan Jajaran Developer.

Untuk itu, Forum Warga Cibubur yang hampir setiap hari melewati jalan raya transyogi / alternatif cibubur sudah lama mengeluhkan semrawutnya pengelolaan jalan raya tersebut.

Forum Warga Cibubur menuntut lampu merah yang terketak di depan Perumahan CBD Lintas TRANSYOGI CIbubur di cabut. Hal ini dikarenakan banyaknya korban jiwa akibat laka-lantas yang terjadi di lokasi lampu merah tersebut. Terhitung 25 korban yang menjadi korban laka lantas dan 11 jiwa meninggal di TKP pada tgl. 18 Juli 2022, sekitar pukul 15.00 wib saat laka-lantas terjadi dan hingga berita ini ditayangkan sudah 12 orang yang meninggal dunia. (18/07/2022).

 

Letak lampu merah yang berada di depan perumahan CBD, tepat nya berada di data lokasi Kelurahan / Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, yang berbatasan dengan jalan Lintas Transyogi Cibubur Jakarta Timur dan berbatasan juga dengan Wilayah Pemda Bekasi.

 

Lampu merah tersebut sudah terpasang sejak 5 bulan lalu. Dan sudah mengakibatkan laka lantas berulangkali. Dari pantauan dan hasil wawancara awak media indonesiannews.co di lokasi dan mendapatkan keterangan dari Warga setempat serta supir angkot 121 yang melewati Lintas Transyogi, mengatakan: “Sudah banyak kecelakaan yang terjadi sejak lampu merah tersebut dipasang. Dan yang terjadi pada tgl.18 Juli 2022, pkl.15.00 wib lalu itu yang viral saja, karena banyak korban jiwa. Kalau korban 1 atau 2 orang sudah sangat sering.”

 

Lisman Hasibuan bersama team Forum Warga Cibubur mengatakan beberapa tuntutan atas musibah berdarah yang di alami warga Cibubur dan masyarakat yang melintas di depan Transyogi Cibubur, yang disampaikan pada hari Selasa tgl.19Juli 2022, pukul. : 11.00 Wib, bertempat di Cafe Sanding Kota Wisata Cibubur depan Masjid Darussalam, antara lain sebagai berikut:

  1. Menuntut Lampu Merah untuk di cabut dan akan mencabut paksa Lampu Merah tersebut jika tidak ada tindaklanjut dari pemerintah (1 X 24 jam), bersama dengan warga pada Rabu, 20 Juli 2022, pkl.16.00 wib,
  2. Meminta pihak CBD ikut bertanggungjawab dan membantu para keluarga korban yang meninggal dunia, karena korban sebagai tulang punggung dari keluarga yang ditinggalkan,
  3. Menuntut penjelasan teoritis atas penentuan Lampu Merah di lokasi tersebut dan perbaikan pengelolaan lalu lintas di sepanjang jalan raya transyogi,
Forum warga Cibubur, di inisiatori oleh:

  1. Lisman Hasibuan,
  2. Agus Gunarto (Warga Citra Gran),
  3. Kiky M. Pertiwi,
  4. Abu Ecky (Warga Cibubur City),
  5. Sani DP (Warga Kota Wisata – PCKC),
  6. Suhardi (Warga Kota Wisata – PCKC),
  7. Deny Raharjo (Warga Wisata – PCKC),
  8. Suhawi,
  9. Rivo.
 

Hingga berita ini di tayangkan berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima awak media indonesiannews.co,  Forum Warga Cibubur akan melakukan orasi bersama warga Cibubur untuk mencabut paksa lampu merah penyebab insiden berdarah tersebut, pada hari Rabu, 20 Juli 2022 pkl.16.00 wib.

 

(***)

Komentar

Berkomentar

Facebook Comments Plugin Powered byVivacity Infotech Pvt. Ltd.

Tinggalkan Balasan