Award4Change 2022 #MenapakBeriDampak Waste4Change Apresiasi Inisiatif Pengelolaan Sampah Bertanggung Jawab oleh Klien, Mitra, dan Penggiat Persampahan Indonesia

 

 

Indonesiannews.co / Jakarta, 16 Desember 2022 – Waste4Change (PT Wasteforchange Alam Indonesia) kembali menghadirkan Award4Change 2022 #MenapakBeriDampak. Acara digelar sebagai bentuk apresiasi bagi klien, mitra, dan penggiat solusi persampahan Indonesia yang telah bersama-sama menciptakan dampak positif dan masif bagi keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan masyarakat di Indonesia. Diselenggarakan juga Diskusi Interaktif: Mengupas ESG dan potensi Investasi Hijau di Indonesia bersama beberapa narasumber terpercaya di bidangnya.

 

Hadir dalam acara, diantaranya Mohamad Bijaksana Junerosano selaku Managing Director Waste4Change, Dondi Hananto selaku Komisaris Waste4Change, Edward Nixon Pakpahan selaku Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan KLHK, Asri Hadiyanti Giastuti selaku Asisten Perencana Kementerian PPN/ Bappenas RI, Muhammad Syirazi selaku Chief Executive Officer Swadaya, Silviana Chandra selaku ESG Consultant in Waste Management Waste4Change, serta tamu undangan penerima penghargaan, klien, dan mitra Waste4Change.

 

Award4Change 2022 menandai tahun ke-3 Waste4Change memberikan penghargaan kepada mitra dan klien.

 

Di tahun ini, Award4Change hadir dengan mengusung tema #MenapakBeriDampak dan membawa 9 kategori penghargaan yang diperuntukkan bagi 28 penerima penghargaan yang terdiri dari klien dan mitra. Penghargaan untuk klien dan mitra diberikan atas dasar dampak positif terhadap keberlanjutan baik dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

 

“Dukungan dan kepercayaan dari para klien, mitra, dan semua stakeholders kami yakini menjadi faktor besar atas terwujudnya pencapaian Waste4Change di tahun 2022 ini. Kepercayaan dan penghargaan yang kami terima tersebut membuat kami merasa penuh. Hal itulah yang ingin kami tumbuhkan dan pupuk melalui Award4Change 2022 kali ini.

 

 

Kami ingin menyebarkan rasa percaya, semangat, dan penghargaan itu pada seluruh klien dan mitra, juga seluruh stakeholder dan masyarakat Indonesia,” jelas Mohamad Bijaksana Junerosano selaku CEO & Founder Waste4Change.

 

Waste4Change memang telah mencapai banyak hal di tahun 2022. Selain berhasil menerima pendanaan series A dari AC Ventures dan PT Barito Mitra Investama, Waste4Change juga baru saja menyambut bergabungnya ecoBali, dan menyabet gelar juara II kategori UMKM di SDGs Action Awards 2022 yang diadakan oleh BAPPENAS RI.

Junerosano mengungkapkan bahwa semua prestasi itu hadir karena campur tangan klien, mitra, serta pemegang kepentingan lainnya yang saling mendukung dan mempercayai Waste4Change untuk ikut berkontribusi mensukseskan terwujudnya Indonesia Bersih Sampah 2025.

 

“Saya senang sekali bisa sampai di titik ini bersama dengan Waste4Change dan visinya untuk dapat mendorong sistem pengelolaan sampah di Indonesia yang lebih baik. Saya ingat bagaimana mulai bermimpi untuk membangun sebuah perusahaan pengelolaan sampah yang dapat mendukung sistem persampahan yang tepat di Indonesia. Karena sejak saya kecil, yang saya ketahui hanya slogan “Buanglah Sampah Pada Tempatnya,” namun kemudian saya sadar sampah tersebut akan pergi kemana setelahnya. Maka untuk dapat mencapai sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, kita perlu saling berkolaborasi membentuk sistem pendukung untuk mencapai tujuan yang sama,” ungkap Dondi Hananto, Komisaris Waste4Change.

 

Seperti telah diketahui bersama, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyampaikan komitmennya untuk dapat mencapai target pengurangan sampah sebesar 30% dan penanganan sampah sebesar 70% dari total timbulan sampah pada tahun 2025. Target tersebut secara resmi dinyatakan dalam Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (JAKSTRANAS) tentang Pengelolaan Sampah. Untuk dapat mencapai target dan mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, diperlukan inisiatif dan upaya kolaboratif dari berbagai pihak agar dapat menjadikannya nyata.

 

“KLHK sebagai regulator tentu membutuhkan pihak lain, contohnya Waste4Change, untuk menjadi praktisi dalam menerapkan regulasi yang sudah kami rumuskan. Karena kami juga mengakui bahwa praktisi akan lebih paham kesuksesan dari regulasi. Kolaborasi dapat menjadi kunci untuk terus menghasilkan wawasan baru dan solusi dari permasalahan sampah ini.” ungkap Edward Nixon Pakpahan, Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan KLHK.

 

Diantara upaya yang ada, penerapan ekonomi sirkular dan ESG dalam bisnis adalah salah satu yang bisa dilakukan. Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2021 tentang Kewajiban Pengelolaan Sampah di Kawasan dan Perusahaan, setiap perusahaan didorong untuk dapat melakukan pengelolaan sampahnya secara mandiri dan lebih terencana serta terklasifikasi berdasarkan sumber sampahnya.

Perusahaan kini juga diwajibkan untuk dapat melampirkan data terkait pengelolaan sampah dalam dokumen sustainability report mereka. Kebijakan ini diharapkan dapat berjalan secara progresif demi mencapai visi Indonesia Bebas Sampah 2025.

 

“Memang isu lingkungan memiliki dampak yang cukup besar bagi banyak hal. Faktanya perubahan iklim cukup memberi kerugian bagi Indonesia hingga 540 triliun dalam rentang waktu 2020-2024. Untuk itu kita perlu mendorong banyak perusahaan mulai bertransisi ke investasi yang lebih hijau. ” jelas Asri Hadiyanti Giastuti, Assistant Planner Kementerian PPN/Bappenas RI.

 

Tren terkait isu lingkungan saat ini memang terus meningkat. Banyak bukti menunjukkan bahwa orang-orang kini telah sadar pentingnya menciptakan alam yang sehat untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Salah satunya juga sudah banyak investor yang mau mulai menanamkan modalnya untuk mengatasi isu lingkungan. Oleh karena itu investasi berkelanjutan adalah salah satu hal yang bisa dilakukan perusahaan untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

 

“Kami melihat bahwa regulasi sudah sangat siap dan banyak, maka potensi yang bisa kita lakukan adalah menyediakan standar pelaporan terkait sustainability yang mumpuni. Hal terpenting adalah, ketika UMKM dan perusahaan sudah mampu membentuk sustainability report yang mumpuni, menginternalisasi terkait penanganan isu lingkungan dan sosial dalam bisnis mereka, hal ini dapat menjadi hal menarik bagi investor sehingga mereka tidak lagi ragu menanamkan modalnya untuk membantu isu lingkungan ” ungkap Muhammad Syirazi, Chief Executive Officer Swadaya, securities crowdfunding platform untuk investasi kewirausahaan sosial dan dampak.

 

Sustainability Report hadir sebagai wujud transparansi perusahaan atas kegiatan operasionalnya bagi masyarakat sosial juga lingkungan. Melalui dokumen ini, perusahaan dapat menampilkan berbagai upayanya dalam memberikan dukungannya kepada keberlanjutan alam.

 

“Prinsip sustainability menjadi pilar utama yang menentukan apakah bisnis ini bertanggung jawab atas kegiatan yang mereka lakukan terhadap lingkungan dan sustainability report adalah representasi yang bisa membantu kita membaca proses dan hasil dari kegiatan perusahaan. Lalu untuk membuat sustainability report yang baik, diperlukan pemahaman terlebih dahulu. Waste4Change sebagai perusahaan di bidang persampahan biasanya akan menyesuaikan terkait ESG kami lebih banyak ke lingkungan,” jelas Silviana Chandra, ESG Consultant in Waste Management Waste4Change.

 

Terselenggaranya Award4Change 2022 diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi seluruh pemegang kepentingan untuk senantiasa menghargai setiap langkah berbagai pihak dalam mendukung terlaksananya target Indonesia Bersih Sampah 2025. Langkah yang dilakukan hendaknya direncanakan dengan baik agar berkelanjutan serta mewujudkan penerapan prinsip ekonomi melingkar dalam sistem persampahan di Indonesia.

 

Daftar Penerima Penghargaan Award4Change 2022
Most Zero-Waste to Landfill
Astra Honda Motor (PT Astra Honda Motor)
BASF Indonesia
Danamon Indonesia (PT Bank Danamon Indonesia, Tbk.)
Danone Head Office (PT Tirta Investama)
DBS Indonesia – Jakarta Branches (PT Bank DBS Indonesia)
IKEA Alam Sutera (PT Hero Supermarket, Tbk.)
Potato Head – Kaum (PT Tiga Roti Perdana)
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Unilever Head Office (PT Unilever Indonesia, Tbk.)

 

Most Responsible Brand
IKEA Central Fulfillment Unit (PT IKEA Indonesia)
The Body Shop (PT Monica Hijau Lestari)
Sociolla (PT Social Bella Indonesia).

 

Great Collaboration
JLL Indonesia.

 

Best Recycling Partner
PT Elite Recycling Indonesia (PT ERI).

 

Best Plastic Supplier Partner
PT Sada Pratama Kindo.

 

Impactful Plastic Collection Project
Unilever Head Office (PT Unilever Indonesia, Tbk.).

 

Best Collaborative Action
Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung
PT Ginanjar Saputra
Perumda Pasar Juara.

 

Best Waste Management Partner
Bank Sampah Sejahtera 62
Bank Sampah Unit Sukses Mulia
PT Cipta Medan Lestari/Roda Hijau.

 

Behavior Change Project
GIZ PREVENT Waste Alliance.

 

ESG Transformation Project Highlight
Bank BRI (PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk.).

 

Innovative Strategy Project Highlight
GIZ DKTI.

 

Low-Value Plastic Collection Project Highlight
rePurpose.

 

Marine Debris Project Highlight
Schwarz Group.

 

Shift Towards Circular Economy Project Highlight
ASTRA International (PT Astra International Tbk.)

 

 

Tentang Waste4Change:
PT Wasteforchange Alam Indonesia (Waste4Change) adalah perusahaan pengelolaan sampah bertanggung jawab atau responsible waste management yang berdiri sejak November 2014 di Bekasi, Jawa Barat.

Waste4Change menyediakan solusi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang terdiri dari 4 lini, yakni:
Consult: mengatasi masalah dan memberikan solusi pengelolaan sampah Anda melalui penelitian & studi terperinci
Campaign: membantu Anda menyebarkan pesan tentang praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab melalui pelatihan dan kampanye kepada masyarakat.
Collect: membantu Anda mengelola sampah secara bertanggung jawab melalui pengumpulan dan pengelolaan sampah
Create: membantu meningkatkan siklus hidup bisnis anda melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular
Layanan pengelolaan sampah Waste4Change telah mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Bandung, dan Medan.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi https://www.waste4change.com.

 

Pertanyaan Media: 
Stephanus Kenny Bara Kristanto
Head of Communication and Engagement of Waste4Change
Email: stephanus.kristanto@waste4change.com

Komentar

Berkomentar

Facebook Comments Plugin Powered byVivacity Infotech Pvt. Ltd.

Tinggalkan Balasan