TADARUS KEBANGSAAN DAN PENYUSUNAN ROADMAP “KEPEMIMPINAN MUSLIM INDONESIA”

 

 

 

A. LATAR BELAKANG

Keberadaan Indonesia sebagai Negara Demokrasi berpenduduk muslim terbesar di dunia yang memiliki corak kehidupan beragama yang ramah, damai, toleran serta memiliki kekhasan Ke Islaman Nusantara yang mampu berdampingan sekaligus berakulturasi dengan budaya local secara harmonis, adalah realitas yang tidak dapat dipungkiri.

Keberadaan Indonesia sebagal Negara demokrasi berpenduduk Muslim terbesar di dunia dapat dijadikan sebagai modal diplomasi Indonesia kepada dunia untuk menjadikan Indonesia sebagai sumber rujukan utama bagi bagi keIslaman yang penuh cinta kasih dama dan menyenangkan, untuk mengikis dan meminimalisir berkembangnya Islamphobia.

Demikian halnya, Indonesia diharapkan mampu menjadi trend setter “Muslim Lifestyle” dengan ekosistem ekonomi, pendidikan, dan budaya dan Kesehatan bagi dunia muslim sekaligus mampu menjadi konsolidator dan komunikator bagi solidaritas umat Islam dan Negara Muslim diseluruh dunia.. Disisi lain, keberdaan Indonesia sangat strategis dan penting sebagai penjaga keseimbangan (stabilisator) dan keamanan Kawasan Asia Tenggara, terutama dalam membendung dan melawan segala bentuk kejahatan terorisme global.

Letak geografis, keberadaan geoekonomi, dan geopolitik Indonesia yang berada pada titik silang dunia, adalah bagian yang harus disyukuri, sehingga kita sebagai bangsa bisa menjalankan diplomasi bebas aktif dan non blok serta harus dibarengi dengan Kewaspadaan akan keberadaan Indonesia pada posisi terbuka bagi dunia, yang sangat memungkinkan untuk di infiltasi, di pengaruhi dan menjadi pasar atau menjadi dimungkinkan untuk menjadi tempat pembuangan sampah peradaban dari negara negara maju.

Usaha untuk menjaga dan melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, dengan menjaga kedaulatan nasional di segala bidang, dan kedaulatan territorial, Kedaulatan pangan dan energi, kedaulatan mata uang, kedaulatan digital, kedaulatan angkasa dan sampai kedaulatan di berbagai hal lainnya adalah prioritas bagi kerja kerja pembangunan yang harus dilakukan pemerintah dan wajib didukung oleh seluruh stakeholders bangsa.

Upaya untuk membendung dan melawan segala bentuk infiltrasi, rekayasa dan pemaksaan kehendak dari berbagai pihak dari dalam maupun luar negeri, yang nyata nyata merugikan kepentingan nasional di segala bidang terutama dibidang ekonomi, Kesehatan, keamanan harus disegerakan. Demikian halnya meluruskan Kembali arah dan prioritas kebijakan yang bertentangan dengan dita dita kemerdekaan Indonesia. Hal Ini harus segera dilakukan oleh pemerintah dan dengan dukungan penuh stakeholders bangsa, dengan tetap mengedepankan kesantunan bangsa yang ramah dan berdaulat.

Gerakan untuk mengokohkan Ideologi Pancasila kedalam kehidupan masyarakat Indonesia serta Menyebarluasakan Ideologi Pancasila dan Mengekspor Ideologi Pancasila ke seluruh penjuru dunia urgent dilakukan. Agar Pancasila membumi di Indonesia dan gaungnya serta pemahamannya bisa di terima atau bahkan dapat di replikasi bangsa-bangsa lain. Agar Indonesia mampu secara nyata berkontribusi bagi perdamaian dunia dan keadilan sosial.

Disisi lain diperlukan konsolidasi nasional dan konsensus nasional untuk merajut Kembali kesatuan dan persatuan bangsa, serta mewaspadal segala bentuk Ancaman, Tantangan, Gangguan dan Hambatan yang berasal dari dalam dan luar negen dan segera melakukan engginering (rekayasa) social, ekonomi, politik, keamanan, kebudayaan, Kesehatan dan Pendidikan, agar stabilitas nasional dapat terjaga, sekaligus dapat menghentikan seluruh daya upaya yang mencoba merangrong kedaulatan nasional.

Mendasar pada fakta diatas, dibutuhkan soliditas dan sinergitas organisasi-organisasi Islam di Indonesia dan Kesatuan serta persatuan Umat Islam Indonesia, agar kedepan mampu berperan lebih, sekaligus mampu menjadi leader dan menjadi main controller (pengendali utama) dari seluruh arah kebijakan pubilk dan geral pembangunan, yang lebih baik lebih maslahat dan berorientasi pada keutuhan serta persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesi

Disisi lain, mendesak dibutuhkan kualitas kepemimpinan muslim Indonesia, yang berdedikasi, berintegritas serta loyal untuk terus mendorong terwujudnya Indonesia yang Bhinneka dan selaras dengan pengembangan Islam yang rahmatan lil alamiin. Ruang Ruang strategis kehidupan kebangsaan dan kenegaraan harus disi oleh kader kader Ormas Islam yang memiliki keunggulan kompetitif dan kompetensi serta kualifikasi keimanan yang kokoh. Agar kedepan mampu mengorkestrasikan keseimbangan kemajuan peradaban Islam dan Kemajuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Romadhon adalah bulan yang sangat mulia, istimewa dan penuh dengan barokah serta keistimewaan, yang dianugerahkan Alloh Subhanahu wataala untuk kita semua Umat Islam dan bagi seluruh semesta alam. Romadhon. adalah momentum terbaik untuk meningkatkan dan menyebarkan. kebaikan, meningkatkan kesalehan sosial untuk menjadi lebih peduli terhadap sesama dan meningkatkan kesalehan spiritual yang berdimensi Tagoruban falloh (mendekatkan diri Kepada Alloh Subhanuwataala).

Romadhon adalah momentum kita untuk berhijrah dan Kembali Meneguhkan Komitmen Kebangsaan, Komitmen Kemanusiaan dan Komitmen Ke-Islaman yang Ramah, Damai dan Toleran, dalam Bingkai Islam Indonesia. Dengan mempererat tali Ukhuwah Islamiyyah, Ukhuwah Wathoniyah dan Ukhuwah Insaniyah (Persaudaraan terhadap sesama muslim, persaudaraan terhadap sesama warga bangsa dan persaudaran sebagai sesama umat manusia). Agar Kita secara Bersama-sama dapat mewujudkan cita-cita Kemerdekaan Indonesia, seperti contoh Rasulullah dalam mewujudkan Negara Danussalam (Negara Perdamaian) yang Bhinneka, Adil, Makmur dan Beradab.

Mendasar pada hal tersebut diatas, dengan berikkad untuk mengkonsolidasikan Kembali berbagai potens Ormas-ormas Islam Indonesia untuk didedikasikan sebagai kekuatan yang dapat menopang kemajuan peradaban Elam dan Indonesia. Serta mempersiapkan rencana aksi bersama untuk mewujudkan kepemimpinan muslim Indonesia, LPO terpanggi untuk menyelenggarakan “Tadarus Kebangsaan dan Penyusunan Road Map “Kepemimpinan Muslim Indonesia.

 

 

B. MAKSUD

Tadarus Kebangsaan dan Penyusunan Road Map “Kepemimpinan Muslim Indonesia” dimaksudkan sebagai Mutistakeholders Forum (forum multipihak yang didedikasikan sebagai “Wahana Silaturahim dan Refleksi Kebangsaan sekaligus sebagai forum strategis untuk menggagas masa depan “Kepemimpinan Muslim Indonesia, dan perencanaan strategis (strategic planning) dan Secenario Building untuk memperjuangan terwujudnya “Integritas Kepemimpinan Muslim Indonesia.

 

 

C. TUJUAN

Tujuan Umum:

Tadarus Kebangsaan dan Penyusunan Road Map “Kepemimpinan Muslim Indonesia Bertujuan untuk merajut silaturahim dan refleksi bersama antar ormas-ormas Islam (Ormas Ormas Islam Anggota LPOI dan Non LPOI) atas kondisi kebangsaan Indonesia sekaligus untuk menyusun proyeksi masa depan “Kepemimpinan Muslim Indonesia” dalam konstruksi Kebhinnekaan, Ke-Indonesiaan dan keislaman yang ramah damai dan toleran, dengan mengetengahkan wacana dan dialektika para ahli, pakar dan tokoh tokoh bangsa,

Penyusunan Roadmap “Kepemimpinan Muslim Indonesia” Bertujuan untuk Melakukan Konsolidasi Kepempinan Muslim, Menentukan Positioning dan

Menyusun Rencana Aksi Bersama Ormas-Ormas Islam Indonesia yang didedikasikan penuh untuk Masyarakat, Bangsa, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Agama dan Peradaban Dunia.

 

Tujuan khusus:

  1. Mengkonfilassi Kesatuan dan Persatuan Ormas-Ormas Islam Indonesi.
  2. Menyusun dan Membunikan Visi “Kepemimpinan Must Indonesia yang Lebih Baik Lebih Progresif dan Lebih Maslahat.
  3. Menggelorakan Inklusifitas dan Komitmen Kebangsaan Ormas-Ormas Islam Indonesia.
  4. Mensekenariokan “Kepemimpinan Muslim Indonesia” Berbasis Nital-Nilal Kelslaman Pata Jaton Perjungan untuk mewujudkan yang ramah, Ke Indonesian yang Bhinneka dan Kemanusian yang adil dan Beradab.
  5. Mengkonsolidasikan jejaring warga, kepengurusan dan organisasi Ormas Ormas Islam Indonesia secara tenencana, testruktur, sistematis, massif dan berkelanjutan.
  6. Mewujudkan Kolaborasi dan Kerjasama Multipihak untuk Kemajuan, Peradaban Islam dan Indonesia.
 

D. BENTUK KEGIATAN

  1. Pembukaan Tadarus Kebangsaan.
  2. Penyusunan Road Map “Kepemimpinan Muslim Indonesia”
  3. Konfrensi Pers.
 

E. TARGET DAN SASARAN TARGET KEGIATAN

  1. Glorifikasi Kesatuan dan Persatuan Ormas-Ormas Islam (Ormas Ormas Islam Anggota LPOI dan Non LPOI) Indonesia berbasis Multimedia.
  2. Tersusunnya Roadmap dan Visi “Kepemimpinan Muslim Indonesia yang Lebih Baik, Lebih Progresif dan Lebih Maslahat.
  3. Tergelorakannya Inklusifitas dan Komitmen Kebangsaan Ormas-Ormas Islam Indonesia (Ormas Ormas Islam Anggota LPOT dan Non LPOT).
  4. Tersekenariokannya Peta Jalan Perjuangan untuk mewujudkan “Kepemimpinan Muslim Indonesia Berbasis Nilai-Nilai Keislaman yang ramah, Ke Indonesan yang ninnesa dan Kemanusian yang adil dan Beradab.
  5. 7. Terkonsolidasikannya jaring warga, kepengurusan dan organisasi Ormas Ormas Islam Indonesia (Ormas Ormas Edom Anggota LPO dan Non LPGI) secara terencana, terstruktur, sistematis, massif dan berkelanjutan.
  6. 8. Terwujudnya Kolaborasi dan Kerjasama Multipihak (Ormas Ormas Islam Anggota LPO dan: Non LPCT) untuk Kemajuan Peradaban Islam dan Indonesia
 

 

SASARAN KEGIATAN:

  1. Ormas Ormas Anggota LPOI.
  2. Ormas-Ormas Non LPOI.
  3. Kementerian/ Lembaga /Badan Negara.
  4. Akademisi dan Pere.
  5. Pers
 

F. PELAKSANAAN

  1. Pelaksana : Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI).
  2. Waktu : Sabtu-Minggu 25-26 Maret 2023.
  3. Tempat : Hotel Royal Kuningan Jakarta.
  4. Peserta Peserta Tadarus Kebangsaan dan Penyusunan Roadmap “Kepemimpinan Muslim Indonesia Berjumlah 100 Tokoh Agama. Peserta Berasal dari Pengurus LPOI dan Ormas Anggota LPOI, Ormas Non LPOI dan Peserta Undangan khusus.
 

 

 

(***)