Ormas Islam bergabung untuk menolak Konser COLDPLAY di Indonesia 

 

 

Indonesiannews.co / Jakarta, 6 November 2023.     –  Ormas Islam bergabung untuk menolak Konser COLDPLAY di Indonesia.   Hal ini diungkapkan petinggi ormas yang bergabung dan mengawal  sidang Gugatan Dugaan Ijazah Palsu Presiden RI Joko Widodo dengan Nomor Perkara 610/Pdt.G/2023/PN Jkt.Pst pkl.10.00 wib di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Ruang sidang Soebekti yang dipimpin oleh Pj Hakim Ketua dengan Penggugat : Bambang Tri Mulyono dkk, (6/11/2022).

 

Dr. KH. Fikri Bareno, MAG sebagai Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Komisi Ekonomi, mengatakan; “Bahwa besok hari selasa, ada Ulama di Jakarta bersama tokoh-tokoh sebanyak 300 tokoh muslim akan berkumpul, akan membahas persoalan ini, saya tidak mau kasih tahu tempatnya karena masih kita rahasiakan, dan satu bahasan kita adalah bagaimana ini kita gagalkan kita tolak… Allahuakbar,”  ujar Dr. KH. Fikri Bareno, MAG.

Coldplay adalah grup musik rock Inggris yang dibentuk tahun 1997. Saat ini beranggotakan Chris Martin sebagai vokalis, Jonny Buckland sebagai gitaris, Guy Berryman sebagai bassis, Will Champion sebagai drumer dan perkusionis, dan Phil Harvey sebagai pengarah kreatif.

 

Ust. Asep Syaripudin ketua Aliansi Pergerakan Islam Jabar (API Jabar), mengatakan terkait konser Coldplay, bahwa; “MUI sudah menolak. Kemudian ormas-ormas islam juga sudah menolak.
Tetapi dari pemberitaan sepertinya mereka (penyelenggara) tetap memaksakan dan juga Kementerian Pariwasata dan Menteri Perhubungan mau pasang badan dan memfasilitasi,” lanjut Ust. Asep Syaripudin.

“Kami kemarin sudah datang ke DPRD Provinsi Jawa Barat menyuarakan bahwa kami menolak, bagaimana langkah-langkah yang kita lakukan supaya konser Coldplay ini dijaga, bukan dipindahkan tapi di gagalkan, bagaimana menurut bang Eggy,” ujar Ust. Asep Syaripudin menyampaikan ke Eggy Sudjaya sebagai kuasa hukumnya.

 

 

Eggy Sudjaya, mengatakan; “Dalam perspektif bernegara dan juga ajaran Islam, itu 3 hal yang gak bisa dimasuki wilayah demokrasi 1.akidah, 2.syariat, 3.akhlak , jadi jangan bicara demokrasi semua orang boleh bicara semua orang boleh menyampaikan dalam 3 hal ini dalam perspektif islam, dan juga tidak boleh ada yang dipentingkan selain allah.” Jelasnya.
“Dalam konteks syariat, ketentuan-ketentuan hukum yang sudah di jalankan oleh Rasullolah, kaitan nya juga dengan akhlak ini tidak menunjukkan akhlak Islami,” lanjut Eggy.

“Jadi secara posisi hukum yang kenegaraan, yang mana negara Indonesia ini dasar nya adalah Tuhan, pasal 29 ayat 1 menyatakan negara Republik Indonesia berdasarkan kepada ketuhanan yang maha esa, tuhan yang masa esa yang di maksud adalah allah. Allah punya hukum namanya hukum Islam.”
“Jadi secara hukum islam perbuatan yang dilakukan oleh Coldplay karena dia lebih kepada mempromosikan LGBT nya itu, yang sejak jaman nabi sudah di larang oleh allah, sementara si coldplay mempromosikan LGBT dengan lambang-lambang yang pelangi, maka wajib hukumnya di Indonesia itu dilarang.
Pertanyaannya, jika mereka tetap keras kepala, istilah angin itu pasang badan, kita rakyat juga pasang badan untuk tegakkan agama allah. Harus melawan,” ujar Eggy.

“Bagaimana caranya kalau penyelenggara tetap bersikeras, maka kita serbu, gak ada cara lain, serbu aja, mungkin konflik ya itu salah mereka, jadi mereka menciptakan pecah belah diantara rakyat,” seru Ust. Asep Syaripudin dibalas Eggy.

“Coldplay kita tolak karena sangat kental dengan LGBT, supaya clear (jelas) penolakan kita karena coldplay sangat kental dengan LGBT,” terang Ust. Asep Syaripudin.

“Disamping LGBT bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku, bahwa negeri kita ini dasarnya Tuhan, tuhan yang dimaksud adalah allah, allah punya hukum yaitu hukum islam. Dan LGBT itu bertentangan dengan hukum islam,” tegas Ust. Asep Syaripudin.

 

“Secara aturan hukum, kalau iktiar dari rakyat menggagalkan sampai menghadang di bandara, bagaimana bang?” Tanya Ust. Asep Syaripudin.

“Sangat boleh itu kan bagian dari penyerahan, jadi dalil saya ada almaidah ayat 23, jadi bagi orang yang allah telah beri hikmat dan bertaqwa, 2 orang pun kau serbu masuk batas kota,”ujar Eggy.

“Jadi kalau misalnya tanggal 15 coldplay masuk, kalau misalnya datang tgl.14 kita serbu, boleh ya,” tanya Ust. Asep Syaripudin kepada Eggy.

 

“Tolak coldplay siap kepung, serbu bandara. Kalau sampai lolos, itu kesalahan kita rakyat Indonesia”

Hanya ada 1 kata LAWAN….