Budi Said (Crazy Rich Surabaya), sewa tim pengacara ternama untuk ajukan Pra Peradilan 

 

 

Indonesiannews.co / Jakarta, 12 Februari 2024.        – Tim Pengacara Terkenal Hotman Paris Partners Mengundang Para awak Media Cetak ,Elekteonik & Online di Omah Pawon Gelato caffee & Resto di Ampera Raya Cilandak Jakarta Selatan (12/2) mengenai kasus Pra peradilan Budi said ,Si Crazy rich Surabaya yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam Penjualan Emas Logam mulia dengan pihak Antam.

Budi Said, yang dikenal sebagai Crazy Rich Surabaya, yang saat ini ditahan oleh Kejaksaan Agung RI Jampidsus), berencana mengajukan permohonan pra peradilan. Melalui kuasa hukumnya, Dr. Hotman Paris Hutapea S.H., M.Hum, dan Dr. Sudiman Sidabukke, S.H., C.N., M.Hum, Budi Said berencana mengajukan permohonan tersebut pada pukul 10.00 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Permohonan pra peradilan ini terkait dengan penetapan Budi Said sebagai tersangka yang dianggap tidak sah dan tanpa alat bukti yang cukup. Budi Said diduga terlibat dalam pembelian emas sebanyak 7.071 kilogram dari PT Antam Tbk. Alasan di balik permohonan ini adalah kerugian negara yang belum dapat dipertanggungjawabkan karena emas yang dituduhkan belum diterima oleh pembeli, yaitu Budi Said. Selain itu, penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan oleh jampidsus dianggap tidak sah tanpa izin dari ketua pengadilan negeri setempat.

Budi Said bersama kuasa hukumnya memberikan klarifikasi terkait perkembangan kasus ini, Keterangan dari Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., M.Hum, selaku advokat Budi Said diharapkan memberikan gambaran lebih lanjut terkait argumen dan strategi hukum yang akan diambil dalam kasus ini.

Sejauh ini, tanggal 12 Februari 2024, menjadi momen krusial bagi Budi Said dan tim hukumnya dalam upaya membuktikan bahwa penetapan sebagai tersangka dan tindakan Jampidsus tidak sesuai hukum. Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan sosok yang dikenal dengan gaya hidup mewahnya dan melibatkan transaksi emas yang signifikan. Perkembangan selanjutnya dalam persidangan nanti akan menjadi sorotan publik yang intens.

Diketahui, pembelian emas dengan nilai jumbo tersebut serta dengan janji diskon pembelian hingga mencapai 20% oleh Eksi Anggraeni. Dari 7.071 kilogram emas yang dijanjikan Eksi Anggraeni kepada Budi Said, emas batangan yang diterima hanya sebanyak 5.935 kilogram atau sesuai dengan faktur pembelian yang sah.

 

 

 

 

(***)

 

Tinggalkan Balasan