oplus_0

 

 

HKBP Gelar Seminar terkait Tinjauan Pembangunan, Tenaga Kerja, Ekonomi

 

Indonesiannews.co / Jakarta, 19 Juli 2025.      –     Panitia Doa Bersama Merawat Lingkungan Hidup HKBP Sudirman, selenggarakan seminar terkait Tinjauan Pembangunan, Tenaga Kerja, Ekonomi dengan tema; Selamatkan TANO BАТАК, Lestarikan DANAU TOBA”, pada hari Sabtu, 19 Juli 2025, Pkl.13.00 wib, bertempat di HKBP Sudirman, Jl. Setiabudi Raya no.3, Setiabudi, Jakarta.

 

Seminar menghadirkan beberapa narasumber, antara lain: Togu Pardede (BAPPENAS Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), Rocky Pasaribu( KSPPM-Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat), Adrian Rusmana (Ekonom Korporasi) dengan dibantu oleh “PANITIA Doa Bersama Merawat Lingkungan Hidup” sebagai tim moderator seminar.

St. Dr. Ir. Leo Hutagalung, sebagai Ketua Panitia mengatakan; “Saya ingin mengatakan bahwa acara ini berlangsung dengan baik dan sebagian besar dari kita bisa mengambil benang merah daripada paparan yang disampaikan oleh panelis pertama, kedua dan ketiga,” ujar Dr. Leo Hutagalung.

“Tetapi seperti gambaran perumpamaan jalan tol ada tiga jalur ada 4 jalur ada yang bolak-balik dan buka tutup dan lain sebagainya. Jadi kita masih harus lalui sebuah perjalanan sehingga kita mencapai tujuan,” jelas Dr. Leo Hutagalung.

“Minggu depan kita akan lanjutkan lagi dengan seminar yang kedua, seminar yang kedua nanti akan melengkapi seminar yang pertama, jadi diantara kita yang ada di sini, silahkan ajak lagi rekan rekan lainnya, supaya lebih banyak lagi nanti yang bisa memahami perjalanan daripada seminar yang kedua.

Seminar kedua nanti akan menghadirkan beberapa pembicara dari berbagai sumber, antara lain dari AMAN, KPA, kemudian juga Pengamat Agraria, dan juga pengamat ekonomi nasional, dll,” Jelas Dr. Leo Hutagalung.

“Untuk mengikuti seminar kita di Sabtu 26 Juli 2025 dari jam 1 sampai jam 5 juga di HKBP Sudirman, dan semoga setelah seminar yang kedua kita bisa mengetahui mau ke arah mana bentuk perjuangan kita dengan landasan strateginya,” tegas Dr. Leo Hutagalung.

“Kepada para tokoh pembicara nanti, kami bertanggung jawab untuk / akan membuat sebuah buku dan buku tersebut akan menjadi sejarah yang dapat dibaca oleh banyak pihak,” tutup Dr. Leo Hutagalung saat memberikan kata penutup saat usai seminar.

 

“We don’t need industrial to be survive”

 

 

 

(***)