“Bincang Sore: Dr. Risman Pasaribu, SE., MM, Mengulik Jejak Panjang dan Tantangan Baru Alumni UI”
Dr. Risman Pasaribu, SE., MM. Politikus Ketua Bidang Pemerintahan dan Otda ILUNI UI Pasca Sarjana (2019-2022)
Indonesiannews.co / Jakarta, 23 Agustus 2025. — “Bincang Sore: Dr. Risman Pasaribu, SE., MM, Mengulik Jejak Panjang dan Tantangan Baru Alumni UI”, dan arah masa depan alumni UI.
ILUNI FKUI adakan diskusi panel lintas generasi, bertemakan; “ILUNI UI Dulu dan Kini”, yang akan mengulas sejarah, peran, dan transformasi ILUNI UI dari masa ke masa — mulai dari konteks sosial-politik pembentukannya, peran strategis dalam gerakan mahasiswa dan sosial, hingga tantangan dan peluang di era digital. Pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025, pukul 16.00 – 18.00 wib, bertempat di Selasar Aula IMERI FKUI Lt. 3, Salemba Raya No.6, Jakarta. (23/8/25)
Bincang Sore di hadiri oleh beberapa tokoh terkenal yang merupakan bagian dari panel atau sejarah ILUNI UI antara lain:
1. Chandra Motik, Mantan Ketua ILUNI UI (2012-2016),
H. Didi Haryono: Ketua ILUNI SKSG UI (2024-2028) Inspektur Jenderal (Kepala Kepolisian Kalimantan Barat),
Hariman Siregar: Ketua Umum DM UI (1973-1974),
Zainal C. Airlangga: Ketua Umum ILUNI UI Pascasarjana/FAHIMMPAS UI (2022-2024),
Dr. Risman Pasaribu, SE., MM. : Politikus Ketua Bidang Pemerintahan dan Otda ILUNI UI Pasca Sarjana (2019-2022)
Yang di moderatori oleh Mauren P. L. Toruan (Ketua Forum Energizing Indonesia).
Diskusi Bincang Sore, akan membahas sejarah dan keadaan saat ini dari ikatan alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), termasuk peran, kegiatan, dan tantangan yang dihadapi dan dapat dimungkinkan, akan menyinggung peran ILUNI UI, kegiatan, dan tantangan yang dihadapi, serta hubungannya dengan universitas dan mahasiswanya.
Diskusi Bincang Sore juga akan membahas tentang kondisi saat ini yang menurut sangat memprihatinkan, karena nilai-nilai moral sudah tidak lagi menjadi prioritas, dan uang menjadi faktor utama dalam menentukan hasil. Anda juga menekankan pentingnya peran senior dan kebebasan dalam memotivasi gerakan perubahan.
Dr Risman Pasaribu, menyampaikan pandangannya tentang kondisi bangsa yang memprihatinkan karena regulasi partai politik yang tidak jelas, dan partai politik yang dimiliki oleh mereka yang memiliki saham. Penting nya menekankan peran alumni UI dalam menentukan arah bangsa dan memberikan solusi untuk masalah ini.
Beberapa poin penting yang disampaikan oleh Risman Pasaribu, adalah:
Kondisi bangsa yang memprihatinkan karena regulasi partai politik yang tidak jelas,
Partai politik yang dimiliki oleh mereka yang memiliki saham, bukan oleh rakyat,
Pentingnya peran alumni UI dalam menentukan arah bangsa dan memberikan solusi,
Pimpinan tertinggi alumni UI harus menjadi motor perubahan
“Risman Pasaribu memiliki pandangan yang kritis dan reflektif tentang kondisi bangsa dan peran alumni UI dalam menentukan arah bangsa,” ujar Mauren P. L. Toruan sebagai Moderator.
Kontribusi Strategis ILUNI UI dalam Sosial-Politik Nasional, dalam paparan yang diberikan oleh Risman Pasaribu:
Keterlibatan Alumni dalam Kepemimpinan Nasional. Banyak alumni Ul menjabat di posisi strategis dan kontribusi alumni memengaruhi arah kebijakan nasional.
ILUNI UI sebagai Wadah Advokasi Kebijakan Publik. ILUNI UI sering mengeluarkan pernyataan sikap terhadap isu nasional dan juga terlibat dalam penyusunan rekomendasi kebijakan.
Penguatan Masyarakat Sipil. ILUNI UI bekerja sama dengan LSM dan komunitas dalam gerakan sosial dan menjadi aktor penting dalam menjaga demokrasi dan keberagaman.
Informasi singkat terkait Dr. Risman Pasaribu, SE., MM:
Hariman Siregar adalah seorang aktivis reformasi Indonesia yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) angkatan 1977. Ia dikenal sebagai tokoh utama peristiwa Malari pada 15 Januari 1974, ketika mahasiswa melakukan demonstrasi menolak kunjungan Perdana Menteri Jepang Kakuei Tanaka karena dianggap sebagai simbol modal asing.
Profil Singkat:
Lahir: 1 Mei 1950 di Padang Sidempuan, Sumatera Utara.
Pendidikan: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (lulus 1977).
Jabatan: Ketua Dewan Mahasiswa UI (1973).
Aktivitas: Aktivis reformasi, politisi, dan pengusaha.
Peran dalam Peristiwa Malari:
Hariman Siregar menjadi Ketua Dewan Mahasiswa UI pada 1973 dan memimpin demonstrasi mahasiswa pada peristiwa Malari. Ia dituduh melakukan subversi dan dijatuhi hukuman enam tahun penjara, tetapi hanya menjalani hukuman tiga tahun dan dibebaskan pada 1976.
Aktivitas Pasca-Reformasi:
Setelah reformasi, Hariman tetap menjadi aktivis pejuang demokrasi dan mendirikan wadah bernama Indemo. Melalui Indemo, ia terus mengkritik perilaku politik penguasa yang anti-demokrasi dan diskriminatif.
(***)