Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Kerukunan Keluarga Kawanua
Indonesiannews.co / Jakarta, 31 Januari 2026 – Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) akan menyelenggarakan perayaan Natal 2025 dan Kunci Taong pada Sabtu (31/1/2026) di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tema perayaan ini adalah “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan sub tema “Kasih Kristus Sempurna bagi Kita dalam Menjaga Akar, Menyatukan Hati dan Menjadi Cahaya”. Perayaan dimeriahkan dengan ibadah syukuran, bazar, hiburan, gelar budaya, dan penampilan spesial dari artis-artis Kawanua. Panitia pelaksana, Fernando Rorimpandey, (tautan tidak tersedia), (tautan tidak tersedia), mengundang semua orang Kawanua untuk hadir dan merayakan bersama.“KELUARGA KAWANUA & KUNCI TAONG KERUKUNAN KELUARGA KAWANUA,”Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 diadakan dengan penuh sukacita dan kebersamaan, dengan tema menjadi agen perubahan dan misionaris damai. Ketua Panitia Natal dan Tahun Baru 2026 menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan kesempatan untuk memanfaatkan potensi dan kemampuan yang ada untuk menjalankan misi dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. “Jadikan bangsa-bangsa ini muridku,” kata Ketua Panitia, mengutip firman Tuhan. Ia menekankan pentingnya menjadi agen perubahan dan misionaris damai di dunia yang penuh dengan konflik dan tantangan. Perayaan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, pemerintah, dan gereja. Ketua Panitia berharap bahwa perayaan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua orang untuk menjadi agen perubahan dan misionaris damai di dunia. Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 diadakan dengan penuh sukacita dan kebersamaan, dengan tema kasih Kristus sempurna di dalam kita. Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan kesempatan untuk memanfaatkan potensi dan kemampuan yang ada untuk menjalankan misi dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, juga hadir dan menyampaikan bahwa kebersamaan dan kekompakan ini diharapkan dapat terus dijaga dalam semua aspek kehidupan. Ia juga mengajak semua orang Kawanua di perantauan untuk mempromosikan kampung halaman dan berkontribusi dalam pembangunan Sulawesi Utara. Perayaan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, pemerintah, dan gereja. Ketua Panitia, Fernando Lorin Pandai, menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan kesempatan untuk melepas rindu dan bersukacita bersama. Acara ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan sub-tema “Kasih Kristus Sempurna bagi Kita dalam Menjaga Akar, Menyatukan Hati dan Menjadi Cahaya”. Rangkaian kegiatan meliputi ibadah syukur, bazar, hiburan, dan gelar budaya khas Sulawesi Utara. “Perayaan Natal dan Kunci Taong bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum spiritual untuk mempererat persaudaraan Kawanua di perantauan,” kata Ketua Panitia, Fernando Rorimpandey. Acara ini dimeriahkan dengan penampilan artis dan grup musik, serta door prize bagi peserta hadir. Acara juga disiarkan secara live streaming bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung. (***)
