“Peran Alumni UI dalam Membangun Bangsa: Menjaga Citra dan Menggapai Masa Depan”
Indonesiannews.co / Jakarta, 23 Agustus 2025. — Bincang Sore – Untuk Indonesia; Jejak panjang, tantangan baru, dan arah masa depan alumni UI. ILUNI FKUI adakan diskusi panel lintas generasi, bertemakan; “ILUNI UI Dulu dan Kini”, yang akan mengulas sejarah, peran, dan transformasi ILUNI UI dari masa ke masa — mulai dari konteks sosial-politik pembentukannya, peran strategis dalam gerakan mahasiswa dan sosial, hingga tantangan dan peluang di era digital. Pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025, pukul 16.00 – 18.00 wib, bertempat di Selasar Aula IMERI FKUI Lt. 3, Salemba Raya No.6, Jakarta. (23/8/25) Bincang Sore di hadiri oleh beberapa tokoh terkenal yang merupakan bagian dari panel atau sejarah ILUNI UI antara lain:![]()
Bincang Sore – Untuk Indonesia
Jejak panjang, tantangan baru, dan arah masa depan alumni UI
- Chandra Motik, Mantan Ketua ILUNI UI (2012-2016),
- H. Didi Haryono: Ketua ILUNI SKSG UI (2024-2028) Inspektur Jenderal (Kepala Kepolisian Kalimantan Barat),
- Hariman Siregar: Ketua Umum DM UI (1973-1974),
- Zainal C. Airlangga: Ketua Umum ILUNI UI Pascasarjana/FAHIMMPAS UI (2022-2024),
- Risman Pasaribu: Politikus Ketua Bidang Pemerintahan dan Otda ILUNI UI Pasca Sarjana (2019-2022)
Diskusi Bincang Sore, akan membahas sejarah dan keadaan saat ini dari ikatan alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), termasuk peran, kegiatan, dan tantangan yang dihadapi dan dapat dimungkinkan, akan menyinggung peran ILUNI UI, kegiatan, dan tantangan yang dihadapi, serta hubungannya dengan universitas dan mahasiswanya.
Diskusi Bincang Sore juga akan membahas tentang kondisi saat ini yang menurut sangat memprihatinkan, karena nilai-nilai moral sudah tidak lagi menjadi prioritas, dan uang menjadi faktor utama dalam menentukan hasil. Anda juga menekankan pentingnya peran senior dan kebebasan dalam memotivasi gerakan perubahan.
Chandra Motik Yusuf yang biasa di sapa Ayunda Chandra Motik saat di UI, memberikan beberapa poin penting antara lain:
- Kondisi saat ini yang memprihatinkan karena nilai-nilai moral sudah tidak lagi menjadi prioritas
- Uang menjadi faktor utama dalam menentukan hasil
- Pentingnya peran senior dan kebebasan dalam memotivasi gerakan perubahan
- Perlu adanya perubahan dari atas untuk memulihkan nilai-nilai moral
- Alumni UI harus tetap menjadi contoh yang baik dalam berbangsa dan bernegara,
- Alumni UI harus aktif dalam kegiatan kebangsaan dan pembangunan bangsa,
- Tiga poin utama yang harus dipegang oleh alumni UI adalah kejujuran, kebenaran, dan keadilan,
- Alumni UI harus merangkul generasi muda (Gen Z dan milenial) untuk turut serta dalam kepengurusan dan kegiatan Iluni UI,
- Pemilihan Ketua Umum Iluni UI harus dilakukan secara sehat dan tidak memihak pada calon tertentu
- Ikatan Alumni Universitas Indonesia atau ILUNI UI berdiri dengan misi fundamental: mempererat hubungan alumni Iintas fakultas dan lintas generasi serta fakultas mengonsolidasikan peran alumni dalam pembangunan bangsa.
- Sejarah mencatat, sejak awal kemerdekaan, mahasiswa dan alumni Ul berada di garda depan dalam pembentukan arah kebangsaan:
- Tahun 1966, mahasiswa Ul ikut mendorong lahirnya reformasi politik,
- Tahun 1974 alumni Ul terlibat dalam perdebatan arah pembangunan ekonomi bangsa,
- Tahun 1998, mahasiswa dan alumni Ul menjadi motor transisi demokrasi.
- Dengan demikian, ILUNI Ul bukan sekedar wadah nostalgia, tetapi merupakan rumah besar yang menghimpun gagasan, kepedulian, dan aksi nyata alumni bagi bangsa.
Informasi terkait Chandra Motik Yusuf: Chandra Motik Yusuf, adalah seorang ahli hukum Indonesia yang lahir pada 18 Februari 1954 di Jakarta. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan lulus sebagai Sarjana Hukum (SH) pada tahun 1977. Berikut adalah beberapa informasi tentang latar belakang pendidikannya ¹: – *Pendidikan* – *Sekolah Dasar*: HOS Cokroaminoto 66 (1959-1965) – *Sekolah Menengah Pertama*: SMP Negeri I Jakarta (1965-1968) – *Sekolah Menengah Atas*: SMA Negeri III Jakarta (1968-1971) – *Bahasa Inggris*: Language Tuition Center, School of English London (1971-1972) – *Sarjana Hukum*: Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1973-1977) – *Karir dan Organisasi* – Berkarir sebagai pengacara dan ahli hukum – Mendirikan Law Office DR Chandra Motik Yusuf & Associates – Aktif dalam berbagai organisasi hukum, seperti Law Asia dan ASEAN Law Association Chandra Motik Yusuf juga dikenal sebagai ahli hukum yang vokal dalam memperjuangkan hak-hak warga negara Indonesia, terutama terkait dengan isu kewarganegaraan. Ia memiliki pengalaman luas dalam menangani kasus-kasus hukum yang kompleks dan telah menulis beberapa artikel tentang hukum dan kewarganegaraan. (***)
