sherly-asbanu-dan-ariyanto-fernandes-ketua-dan-sekjen-partai-buruh-prov-ntt-berharap-kepemimpinan-said-iqbal-bawa-harapan-baru-bagi-pendidikan-kesehatan-dan-ekonomi-rakyatsherly-asbanu-dan-ariyanto-fernandes-ketua-dan-sekjen-partai-buruh-prov-ntt-berharap-kepemimpinan-said-iqbal-bawa-harapan-baru-bagi-pendidikan-kesehatan-dan-ekonomi-rakyat

Ketua Exco NTT: Sarlina M. Asbanu, Ketua Partai Buruh Prov. NTT Berharap Terpilihnya Said Iqbal Kembali, Memberikan Harapan Baru bagi Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Rakyat

 

Indonesiannews.co;/ Jakarta, 21 Januari 2026 – Sherly Asbanu dan Ariyanto Fernandes turut hadir dalam Kongres Partai Buruh 2026 yang berlangsung di Jakarta. Acara ini merupakan momentum penting bagi partai untuk menetapkan arah perjuangan dan kepemimpinan untuk periode 2026-2031.

Dalam kongres tersebut, Said Iqbal kembali terpilih sebagai Presiden Partai Buruh, dengan Ferri Nuzarli sebagai Sekretaris Jenderal. Partai Buruh juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kenaikan upah minimum yang layak, mendorong pembahasan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh, serta menolak pelaksanaan pemilihan kepala daerah melalui DPRD ¹.

Kongres ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting partai, pejabat terpilih, serta anggota DPR. Kehadiran Sherly Asbanu dan Ariyanto Fernandes menunjukkan dukungan mereka terhadap perjuangan Partai Buruh.

 

Jakarta, 22 Januari 2026 – Ketua Exco Partai Buruh Nusa Tenggara Timur (NTT), Sarlina M. Asbanu, menghadiri penutupan Kongres Partai Buruh V yang digelar di Ballroom Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan harapannya kepada Presiden Partai Buruh terpilih, Ir. H. Said Iqbal, untuk memperkuat Partai Buruh di NTT dan memperjuangkan program prioritas seperti pembangunan pemerintahan yang bersih, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Sarlina menyoroti tingginya angka stunting dan kekurangan gizi di NTT sebagai persoalan serius yang harus menjadi perhatian nasional. Ia juga menekankan pentingnya peran negara dalam melindungi dan memberdayakan masyarakat kecil, khususnya di wilayah pesisir dan daerah tertinggal.

Selain itu, Sarlina juga mengangkat persoalan pengelolaan sumber daya alam di NTT, seperti garam, rumput laut, pariwisata, dan tambang mangan. Ia berharap kepemimpinan Partai Buruh dapat membantu melindungi masyarakat dari praktik tambang ilegal dan eksploitasi oleh investor yang merugikan rakyat.

“Harapan kami, Presiden Partai Buruh dapat membantu mensosialisasikan Partai Buruh di NTT dan memperkuat kerja organisasi di daerah,” ujar Sarlina.

 

 

 

(***)

 

Tinggalkan Balasan