Dr. Rahmat Dwi Putranto, SH, MH.; “Mengawal Harapan Tahun 2026: Menakar Kepemimpinan Prabowo-Gibran Menuju Masyarakat Adil dan Makmur”
KOPSINDO GELAR DIALOG MENGAWAL HARAPAN 2026Indonesiannews.co / Jakarta, 11 Februari 2026 – Komunitas Penggerak Potensi Indonesia (Kopsindo) menggelar Dialog Nasional Sehari dengan tema “Mengawal Harapan Tahun 2026: Menakar Kepemimpinan Prabowo-Gibran Menuju Masyarakat Adil dan Makmur”. Acara ini menjadi ruang evaluasi atas lebih dari satu tahun jalannya pemerintahan dan forum pertukaran gagasan dari perspektif politik, hukum, dan ekonomi. Kopsindo mendorong pemerintah untuk memperkuat konsistensi kebijakan ekonomi, memastikan kepastian hukum, dan menjaga stabilitas politik. “Dukungan kami bukan dukungan tanpa kontrol. Kami akan mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat, tetapi juga tidak akan ragu mengingatkan apabila ada kebijakan yang menyimpang dari amanat konstitusi,” kata Ketua Umum Kopsindo, Drs. Rambun Suwardi, AK., M.Si. Dialog Nasional ini dihadiri oleh narasumber Prof. Dr. Andrianus Chaniago, Prof. Dr. Ahmad Yani, SH., MH., Dr. Rahmat Dwi Putranto, SH., MH., dan dimoderatori oleh H. Dudung Badrun, SH., MH.
DIALOG NASIONAL SEHARI KOPSINDO: MENGAWAL HARAPAN 2026, MENAKAR KEPEMIMPINAN PRABOWO-GIBRAN MENUJU MASYARAKAT ADIL MAKMURDialog Nasional Sehari dengan tema “Mengawal Harapan Tahun 2026: Menakar Kepemimpinan Prabowo-Gibran Menuju Masyarakat Adil Makmur”. Menjadi ruang refleksi strategis dan panggung dialog terbuka untuk menakar arah kepemimpinan nasional. Narasumber yang hadir antara lain Dr. Andrinof Chaniago, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Yani, SH, MH, dan Dr. Rahmat Dwi Putranto, SH, MH. membahas tentang tantangan ekonomi, politik, dan tata kelola pemerintahan, serta memberikan rekomendasi untuk memperkuat arah kebijakan pemerintah. Ketua Umum Kopsindo, Drs. Rambun Suwardi, AK., M.Si., dalam sambutannya menegaskan peran masyarakat sipil sebagai pengawal pemerintahan secara konstruktif dan bertanggung jawab. “Kita menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan nasional saat ini. Dukungan kami bukan dukungan tanpa kontrol. Kami akan mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat, tetapi juga tidak akan ragu mengingatkan apabila ada kebijakan yang menyimpang dari amanat konstitusi,” ujarnya. Dari sisi ekonomi, Prof. Dr. Andrianus Chaniago menyoroti pentingnya konsistensi pertumbuhan nasional. Menurutnya, target pertumbuhan delapan persen merupakan visi yang baik, namun harus berkelanjutan agar berdampak struktural. “Yang dibutuhkan adalah pertumbuhan yang konsisten setiap tahun agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” katanya. Sementara itu, Prof. Dr. Ahmad Yani, SH., MH., menekankan bahwa cita-cita negara adil dan makmur tidak dapat dilepaskan dari fondasi sistem hukum yang kuat. “Kesejahteraan bangsa bukan hanya soal angka ekonomi, melainkan bagaimana politik hukum menjamin kepastian, keadilan, dan stabilitas arah pembangunan sesuai konstitusi,” jelasnya. Melengkapi perspektif tersebut, Dr. Rahmat Dwi Putranto, SH., MH., menyoroti pentingnya kepastian hukum dan tata kelola yang bersih dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. “Program pemerintah banyak yang bagus, tetapi implementasinya harus transparan dan adil. Tanpa kepastian hukum, pelaku usaha akan tetap diliputi kekhawatiran,” ujarnya. Sebagai rekomendasi resmi, Kopsindo mendorong pemerintah untuk:
- Memperkuat konsistensi kebijakan ekonomi agar pertumbuhan berjalan berkelanjutan
- Memastikan kepastian hukum dan reformasi tata kelola guna menciptakan iklim usaha yang adil dan transparan.
- Menjaga stabilitas politik serta netralitas program-program strategis agar tetap murni untuk kepentingan rakyat.
- Membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam proses perumusan kebijakan
