Peresmian Akuisisi PT Arkora Tenaga Matahari dan Yang Solar Solutions Pte Ltd.Peresmian Akuisisi PT Arkora Tenaga Matahari dan Yang Solar Solutions Pte Ltd.

Perluas Portofolio EBT, ARKO Akuisisi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya 21,3 MWp

 

Indonesiannews.co / Jakarta, 25 Agustus 2026 – PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), secara resmi mengakuisisi 99,9% saham milik PT Endorshine Energy Solutions (“Endorshine”), perusahaan pemilik dan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang berlokasi di Batam dan Bintan, Kepulauan Riau. Berdasarkan surat dari Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0393673 yang baru diterima oleh Perseroan pada tanggal 24 Agustus 2026, Endorshine telah efektif beroperasi di bawah PT Arkora Tenaga Matahari (“ATM”), anak usaha Perseroan yang secara khusus dibentuk sebagai kendaraan akuisisi Perseroan untuk memperluas portofolio ke sektor energi surya.

 

Saham Endorshine dibeli dari pemegang saham sebelumnya, Yang Solar Solutions Pte Ltd dengan seluruh syarat pendahuluan (conditions precedent) yang telah terpenuhi, sehingga transaksi ini sudah selesai tanpa proses tambahan lebih lanjut. Dengan demikian, Perseroan secara resmi memiliki proyek PLTS untuk pertama kalinya.

 

Melalui akuisisi ini, Perseroan mengoperasikan dua PLTS dengan total kapasitas 21,3 MWp, terdiri dari fasilitas di Bintan berkapasitas 10,27 MWp dan di Batam berkapasitas 11,05 MWp. Langkah diversifikasi ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk memperkuat kontribusi terhadap pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.

 

Baca juga: https://www.unitedtractors.com/perluas-portofolio-ebt-arko-akuisisi-proyek-pembangkit-listrik-tenaga-surya-213-mwp/

 

Proyek PLTS Terapung ini berlokasi di reservoir Bintan Resort Cakrawala (BRC), Bintan, Kepulauan Riau, proyek ini berkapasitas 10,27 MWp dan resmi beroperasi pada Q1 2025, dengan kontrak 25 tahun (foto tiga). Proyek PLTS Atap ini berlokasi di Batamindo Industrial Park (BIP), Batam, Kepulauan Riau, proyek ini berkapasitas total 11,05 MWp dan resmi beroperasi pada Q2 2025, dengan kontrak 25 tahun.

 

 

 

 

(***)

 

Tinggalkan Balasan